Saturday, March 19, 2016

Kisah Abu Hurairah, Sahabat Rasulullah yang Dijuluki Bapak Kucing


Siapa tak kenal dengan nama Abu Hurairah? Tentunya hampir semua umat muslim di seluruh dunia, mengenal dengan jelas siapa beliau. Ya, beliau adalah seorang sahabat Rasulullah yang menjadi orang pertama yang sering meriwayatkan hadits-hadits Rasulullah. Setiap hadits dari Rasul yang kita dengar atau baca, hampir sebagian besar diawali dengan kata “Dari Abu Hurairah ra.”, itu menunjukkan bahwa beliau adalah orang yang dekat, dan sangat sering ada di dekat Rasulullah, untuk mendengarkan, menghafal, dan mengikuti tuntunan Rasulullah.

Nah, berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari Abu Hurairah, semoga bisa menginspirasi kita: 

Kecintaannya pada Kucing

Abu Hurairah lahir dengan nama Abdu Syamsi ibn Shakhr Ad-Dausi, pada masa jahiliyah, dan 30 tahun lebih muda dari Rasulullah SAW. Setelah masuk Islam, beliau dinamakan Abdurrahman oleh Rasulullaah. Nama Abu Hurairah didapatkan oleh beliau karena beliau memiliki seekor kucing peliharaan yang selalu beliau gendong dan elus-elus kemanapun beliau pergi. Kucing itu ibarat bayang-bayang yang selalu mengikuti beliau kemana saja. Kucingnya juga sering dimandikan, dibersihkan, dan tentunya diberi makanan yang layak.

Abu-Hurairah kecintannya pada kucing

Selain kucing itu, Abu Hurairah juga memiliki beberapa ekor kucing peliharaan di rumahnya. Kesukaan Abu Hurairah pada kucing, merupakan inspirasi yang beliau dapat dari Rasulullah SAW yang juga sangat mencintai hewan lucu tersebut. Kucing Rasulullah bernama Muezza, yang sangat penurut dan menyayangi Rasul. Nah, karena kecintaannya pada kucing itulah, kemudian Abdurrahman ini diberi julukan Abu Hurairah, yang berarti Bapak Kucing. 

Memiliki Kemampuan Mengingat yang Tajam

Abu Hurairah senang sekali mengikuti dan berada di dekat Rasulullah. Dengan kemampuan daya ingatan yang sangat tajam, beliau pernah diuji oleh beberapa orang terkait ketajaman ingatannya akan hadits-hadits Rasulullah yang diriwayatkannya. Suatu hari Abu Hurairah dipanggil oleh seseorang yang mengaku ingin belajar hadits-hadits Rasulullah. Dengan senang hati Abu Hurairah menyampaikan beberapa hadits dari Rasulullaah, dan ternyata tanpa sepengetahuannya, di balik tabir ada seseorang yang bertugas mencatat semua hadits yang beliau sampaikan.

Kemampuan mengingat yang handal

Kemudian setelah beberapa tahun, orang tersebut memanggil Abu Hurairah lagi dan menanyakan tentang hadits-hadits yang beliau sampaikan beberapa tahun sebelumnya itu. Hasilnya, semua terkesima karena semua yang Abu Hurairah sampaikan sama persis dengan apa yang dicatat oleh orang-orang yang mengujinya tersebut tanpa berkurang atau berlebih satu kata pun. Akhirnya semua orang mengakui, bahwa Abu Hurairah memang memiliki kemampuan mengingat yang baik. 

Akrab dengan Kemiskinan

Abu Hurairah juga dikenal sangat akrab dengan kemiskinan. Beliau hidup sangat sederhana dan sabar. Pernah, beliau sampai rela mengganjal perutnya dengan batu-batu demi menahan lapar. Sampai saking laparnya dan tidak kuat, suatu hari Abu Hurairah terjatuh sambil kejang-kejang memegangi perutnya. Orang-orang di sekitar mengira bahwa beliau terkena penyakit ayan, namun sesungguhnya saat itu beliau tengah sakit menahan lapar. 

Kisah lain yang mengharukan adalah ketika suatu hari Abu Hurairah sedang kelaparan, namun beliau sangat sungkan meminta makanan kepada orang lain. Saat itu lewatlah Abu Bakar, Abu Hurairah pura-pura menanyakan tentang sebuah ayat Al-Qur’an kepada Khalifah pertama itu dengan maksud agar Abu Bakar mengajaknya ke rumah. Namun setelah menjawab pertanyaan Abu Hurairah, Abu Bakar kembali pulang tanpa mengajak beliau. Abu Hurairah sedih.

Ilustrasi susu dalam mangkuk [Image Source]

Lalu lewat lagi Umar bin Khattab, Abu Hurairah kembali menanyakan satu ayat Al-Qur’an kepada khalifah kedua tersebut dengan maksud yang sama, mungkin saja Umar mau mengajak beliau ke rumahnya. Namun lagi-lagi, setelah menjawab pertanyaan Abu Hurairah, Umar kembali pulang tanpa mengajak beliau ke rumahnya. Abu Hurairah kembali sedih. Yang terakhir, lewatlah Rasulullah SAW. Abu Hurairah senang sekali, karena sebelum bertanya tentang ayat Al-Qur’an, Rasul sudah mengajaknya terlebih dahulu ke rumahnya. Di rumah beliau, Abu Hurairah mendapati semangkuk besar susu di meja makan. Namun, beliau tiba-tiba mendengar Rasulullah menanyakan kepada Aisyah tentang susu tersebut. Dan setelah di jawab oleh Aisyah bahwa susu tersebut pemberian si Fulan, maka Rasulullah meminta Abu Hurairah yang sangat kelaparan itu untuk memanggil beberapa musafir yang akan diberi susu tersebut. 

Abu Hurairah sedih, namun beliau patuh kepada Rasulullah dan memanggil beberapa musafir untuk diberi susu tersebut. Satu per satu musafir itu meneguk susu itu sampai kemudian tersisa beberapa tegukan dalam mangkok itu, susu yang sangat lezat. Abu Hurairah terdiam dan menunggu perintah Rasulullah selanjutnya. Rasulullah kemudian tersenyum dan meminta Abu Hurairah yang terlihat kelaparan untuk meminum susu sisanya tersebut. Abu Hurairah sangat gembira dan kemudian meminum susu tersebut sampai kenyang. 

Sangat Mencintai Rasulullah SAW

Sebuah kisah mengharukan terjadi ketika Rasulullah SAW telah meninggal. Kecintaan Abu Hurairah pada Rasul yang tak pernah padam membuatnya terus menerus meriwayatkan hadits Rasulullah. Apa yang beliau sabdakan, perintahkan, tuntunkan, semua diriwayatkannya dengan sangat jelas. Bahkan sampai ketika ada beberapa orang jahat yang berusaha memalsukan hadits Rasul dengan menggunakan namanya sebagai periwayat, karena kemampuan mengingat dan meriwayatkan Abu Hurairah yang sangat tajam tersebut. 

Suatu hari, saat Umar bin Khattab menjadi khalifah, Abu Hurairah di datangi oleh Umar dan memintanya berhenti meriwayatkan hadits. Namun perintah itu tak diindahkan oleh Abu Hurairah, beliau terus saja meriwayatkan hadits Rasul, sampai Umar dengan tegas kembali memerintahkannya untuk berhenti dulu jangan meriwayatkan hadits. 

Kecintaan Abu Hurairah kepada Rasulullah SAW

Umar mengancam Abu Hurairah, “Berhentilah meriwayatkan hadits, wahai Abu Hurairah…jika tidak maka kau akan kukembalikan ke tanah Dausi (tanah kelahiran Abu Hurairah di masa jahiliyahnya)!”. Mendengar ancaman sang Khalifah, Abu Hurairah kemudian menunduk patuh dan mulai berhenti sejenak meriwayatkan hadits-hadits Rasulullah. 

Kenapa Umar bin Khattab memerintahkan demikian? Ternyata saking cintanya pada Rasulullaah, Abu Hurairah terlalu semangat terus menghafal dan menyampaikan hadits-hadits Rasul, namun mulai sedikit berkurang intensitas interaksinya dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Nah, untuk tujuan mengingatkan itulah, Umar sampai mengancam, demi kebaikan Abu Hurairah sendiri, karena Rasulullah pun pasti akan kurang suka jika melihat Abu Hurairah sedikit berkurang hubungannya dengan Al-Qur’an. Masya Allah.. 

Itulah beberapa kisah dari Abu Hurairah atau Bapak Kucing yang bisa kita teladani dan ambil hikmahnya. Semoga menjadikan kita lebih semangat untuk terus berbuat kebaikan dan beramal sholeh, seperti para sahabat di masa dahulu. Aamiin.

Sumber 

Friday, March 18, 2016

Kisah Syekh Hasan Al-Bashri Bertaubat Kepada Allah


Syekh Hasan Al-Bashri adalah salah satu kekasih Allah yang terkenal ta’at dan bertaqwa, beliau adalah ulama yang terkenal di zamannya. Kisah berikut akan menceritakan sebab beliau bertaubat dan kembali ke jalan Allah SWT.


Ketika masih muda beliau adalah seorang pemuda yang tampan. Beliau suka mengenakan pakaian-pakaian yang mewah dan bagus, dan berkeliling kota Basroh. Pada suatu hari ketika beliau berjalan mengelilingi kota, beliau bertemu dengan seorang wanita yang cantik. 



Beliau mengikuti wanita itu dari belakang dan menoleh (melirik) kepadanya. Kemudian wanita itu berkata “Apa kamu tidak malu ?”.

Beliau segera bertanya “Kepada siapa ?”, lalu wanita itu menjawab “Pada seorang yang mengetahui apa yang ada dalam pandangan dan hati”.



Meskipun demikian, Syekh Hasan Al-Bashri tidak menghiraukannya. Beliau tak kuasa dan tak dapat menahan diri, beliau merasa tertarik pada wanita itu dan mengikuti sampai kerumahnya. 

Wanita itu bertanya kembali “Untuk apa engkau datang kesini ?”, beliau menjawab “Aku telah tertipu oleh keindahan sayup matamu”. Kemudian wanita itu berkata “Duduklah disini, aku akan memberikan apa yang kau inginkan”.
Syekh Hasan Al-Bashri jatuh cinta pada wanita itu dan menyangka bahwa wanita itu akan membalas rasa ketertarikan beliau. Saat beliau sedang duduk, datanglah utusan wanita tersebut dengan membawa sebuah wadah makanan yang tertutup kain dan memberikan wadah itu kepada beliau. Kemudian beliau membukanya, ternyata didalam wadah tersebut bukanlah makanan melainkan dua mata yang telah tercongkel.

Utusan itu berkata “Tuanku mengatakan “aku tidak ingin mata ini menjadikan fitnah atas seseorang”.

Ketika mendengar pesan tersebut, beliau sadar bahwa wanita tersebut telah mencongkel matanya sendiri. Badan beliau gemetar, disaat itu pula beliau pulang kerumah dengan beribu penyesalan hati. Beliau bertaubat dan menangis tersedu-sedu pada malam harinya. Pada keesokan hari, beliau pergi kerumah wanita tersebut untuk memohon maaf. 

Sesampai dirumah wanita tersebut, beliau melihat rumahnya tertutup dan menanyakannya pada tetangga rumah. Mereka mengatakan bahwa wanita pemilik rumah itu telah meninggal dunia, akhirnya beliau kembali ke rumah beliau. Dengan penuh penyesalan dan perasaan bersalah, beliau menangis selama 3 hari. 

Pada malam ketiga hari itu, beliau bermimpi bertemu dengan wanita tersebut. Wanita itu duduk di dalam surga. Kemudian beliau berkata “Aku minta maaf dan memohon halal atas semua perlakuanku padamu”. 

Wanita itu menjawab “Aku telah memaafkanmu, sesungguhnya aku telah memperoleh kebaikan yang besar dari Allah karenamu”. Beliau pun bertanya kembali “Lalu berilah aku nasehat ?”, wanita itu menjawab “Saat engkau sendiri, ingatlah Allah. Saat pagi dan sore memohonlah ampun dan bertaubatlah pada-Nya”.

Syekh Hasan Al-Bashri memegang dan mengamalkan nasehat wanita tersebut. Beliau memulai bertaubat, meninggalkan semua harta mewahnya, dan menuju jalan shufi. Hingga akhirnya beliau menjadi ulama’ yang terkenal ta’at dan taqwa pada zamannya, memangku majlis thoriqot dan memiliki banyak santri yang mengikutinya. Ya, beliau memperoleh derajat tinggi di hadapan Allah sebagai salah satu kekasih-Nya.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari buruknya akhlak kita
 -----------------------------------------------------------------------

Thursday, March 17, 2016

75 Tahun Menikah, Pasangan Ini Meninggal Bersama Dalam Pelukan


Sering kita mendengar ungkapan: “Aku mencintaimu sehidup semati.” Sebuah ungkapan yang terkadang dianggap terlalu lebay. Namun, ungkapan cinta itu ternyata terjadi pada pasangan yang telah menikah selama 75 tahun ini. Mereka adalah Janette dan Alexander Toczko.

Pasangan hebat ini meninggal dunia hanya berselang beberapa jam. Alexander meninggal terlebih dahulu daripada istrinya. Setelah itu sang istri memegang dan memeluk suaminya hingga keduanya benar-benar meninggal dunia dalam damai dan kasih sayang.

Kepada sahabat-sahabatku serta yang spesial istriku tercinta, Rif'atul Mahmudah...
Inilah kisah cinta luar biasa yang sangat layak untuk dibagikan...
Semoga kisah cinta ini bisa menjadi inspirasi kita dalam menjalani hidup sebagai pasangan kekasih yang terikat dalam ikatan suci pernikahan...

Berpacaran Saat Berumur Delapan Tahun 

Janette dan Alexander mulai menjalin hubungan saat mereka berumur 8 tahun. Bisa dibilang itu cinta monyet antara anak laki-laki dan perempuan. Namun hubungan dari keduanya yang masih polos terus berlanjut hingga mereka remaja, dewasa dan memutuskan menikah secara resmi pada tahun 1940. Mereka dikaruniai lima anak dari pernikahannya. Dari lima anak itu mereka mendapatkan 10 cucu dan 6 cicit.

Menikah tahun 1940 [image source]

Setelah menikah, Alexander masuk Angkatan Laut Amerika sebagai operator telegraf. Setelah pekerjaan di Angkatan Laut selesai, Alexander memboyong seluruh keluarganya ke New York City dan memulai usaha periklanan film. Pada tahun 1970 pasangan hebat ini berpindah ke San Diego untuk mengembangkan usaha periklanannya hingga maut menjemput mereka secara bersama-sama. 

Takdir Yang Membawa Mereka Selalu Bersama-Sama 

Pertengahan Juni 2015, Alexander mengalami kecelakaan yang mengakibatkan panggulnya retak. Ia jatuh dari tempat tidur. Kejadian ini membuat kondisinya semakin drop dan hanya bisa di tempat tidur merasakan sakit yang tidak tertahankan. Melihat hal ini Janette tidak tega hingga ia selalu ada di samping suaminya setiap saat. 

Selalu Setia [image source]

Entah memang takdir atau kebetulan. Kondisi Janette mulai drop bersamaan ia menunggu suaminya yang sedang sakit. Pasangan ini menghabiskan harinya di tempat tidur berdua saja. Mereka seperti merasa jika akan dipanggil dalam waktu dekat bersama-sama.Janette selalu memegang tangan suaminya yang lemah sambil terus memeluknya tanpa mau melepaskannya.

“Aku Akan Menyusulmu, Segera”
 
Alexander meninggal dalam usia 95 tahun. Ia meninggal sambil memeluk istri kesayangannya. Saat salah satu anak dari Janette mengatakan jika ayahnya telah tiada, lalu Jannet berbisik lirih ke arah suaminya. “Lihat, inilah yang kau inginkan. Meninggal di lenganku. Aku mencintaimu, tunggu aku. Aku akan menyusulmu segera.” Lalu Janette memeluk suaminya yang telah tiada.

Meninggal sambil berpelukan [image source]

Anak-anak dari Janette membiarkan ibunya memeluk ayahnya. Semua anak keluar untuk memberikan waktu terakhir bagi kedua orang tuanya. Lalu beberapa jam saat anak mereka mengecek, Janette benar-benar menyusul suaminya. Keduanya meninggal dalam keadaan sedang berpelukan dengan sangat mesra. Tidak banyak orang yang mendedikasikan hidupnya dengan cinta sebesar ini.

Selamat jalan  buat pasangan super hebat ini!
Semoga kami semua bisa mengambil pelajaran dari kisah cinta suci kalian

Sumber 

Sunday, March 13, 2016

Tokoh-Tokoh Difabel Yang Menginspirasi Banyak Orang di Seluruh Dunia


Setiap orang pasti ingin lahir dengan sempurna meski kadang nasib berkata lain. Ada yang lahir dengan bagian tubuh lengkap namun punya kekurangan fungsi. Ada juga yang lahir dengan cacat fisik tapi memiliki banyak sekali kelebihan. Mereka adalah orang-orang yang sebenarnya sama dengan kita semua meski kadang mengalami diskriminasi.

Itulah mengapa setiap tanggal 3 Desember selalu diperingati sebagai hari difabel. Hari di mana mereka semua menyuarakan hak-hak yang kadang tak diberi dan menuntut adanya kesetaraan dengan orang yang dianggap lebih normal.

Lantas apakah orang difabel tidak bisa melakukan apa-apa? Jawabannya adalah tidak. Banyak sekali orang difabel yang justru berprestasi. Seperti yang dilakukan oleh lima tokoh difabel ini. Di tengah kekurangan yang ada dalam hidupnya, justru mereka terus semangat hingga akhirnya mampu menginspirasi banyak orang!

1. Angkie Yudistia (Indonesia)

Angkie Yudistia adalah seorang wanita cantik yang memiliki kekurangan pendengaran sejak kecil. Meski demikian ia mampu menyelesaikan pendidikan dasarnya hingga SMA meski sedikit kesulitan. Ia tak mampu mendengar apa-apa sehingga terkadang harus belajar lebih ekstra saat sekolah. Belum lagi ia juga kerap mendapatkan hinaan dari teman-temannya.




Kekurangan dialami ternyata tak membuat Angkie jadi patah arah meski awalnya sedikit minder. Akhirnya dengan sekuat tenaga ia berhasil lulus dari London School of Public Relations dengan IPK cum laude. Saat ini ia menjadi aktivis tunarungu dan terlibat banyak dalam kegiatan sosial. Ia juga aktif dalam dunia tulis menulis hingga ceritanya mampu membuat banyak orang terinspirasi. Angkie adalah figur difabel yang mampu menembus banyak batas.

2. Anthony Robles (Amerika)

Anthony Robles adalah seorang pegulat profesional yang saat ini berusia 27 tahun. Meski hanya memiliki satu kaki saja, Anthony ternyata mampu melawan banyak sekali musuhnya. Bayangkan, seorang pegulat yang butuh kekuatan ekstra harus bertarung dengan satu tangan saja dan menang. Bukankah itu sangat hebat?

 

Atas aksinya yang mampu mengalahkan pegulat normal, Anthony mendapatkan penghargaan pada tahun 2012 silam sebagai Most Courageus Athlete Award. Saat ini Anthony banyak sekali mengisi seminar-seminar motivasi untuk membuat banyak orang dengan kekurangan tubuh tetap semangat menjalani hidup.

3. Nick Vujicic (Australia)

Nick Vujicic adalah seorang warga Australia yang sejak lahir tidak memiliki tangan dan juga kaki. Ia menderita Tetra-amelia Syndrom yang membuat bagian tubuh untuk bergeraknya tidak bisa tumbuh. Sejak kecil Nick selalu mendapatkan banyak tekanan, baik dari dalam dirinya, orang tua, hingga lingkungannya sekolah. Namun hal ini lambat laun sirna karena Nick bisa hidup dengan mandiri meski memiliki banyak sekali kekurangan.

 

Nick akhirnya berhasil menyelesaikan semua studinya hingga universitas. Setelah itu ia gemar memberikan seminar motivasi kepada banyak sekali orang di seluruh dunia. Bahkan sampai saat ini ada lebih dari 25 negara yang ia singgahi. Ia pun juga mendirikan organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan orang difabel agar tetap semangat dan bisa mandiri.

4. Tony Melendez (Nikaragua)

Tony Melendez adalah seorang musisi yang sangat hebat meski tidak memiliki dua tangan. Ia mampu memainkan gitarnya secara indah meski menggunakan dua kaki. Salah satu penampilan paling indah dari Tony Melendez adalah saat ia memainkan lagu di depan Paus Yonanes Paulus II pada tahun 1987. Sejak itu ia terus menjalankan bakat bermusiknya meski kekurangan membuatnya terus bertahan.


Tony Melendez ternyata tak hanya mampu memainkan gitar saja. Ia pun mampu bernyanyi dengan sangat baik dan menciptakan semua lagu-lagunya sendiri. Selain itu Tony juga memiliki banda yang selalu tampil di banyak tempat sembari menyebarkan motivasi kepada semua orang di seluruh dunia. Ia ingin membuktikan jika semua orang bisa melakukan hal positif meski memiliki kekurangan secara fisik.

5. Stevie Wonder

Tidak ada orang di dunia ini yang tak mengenal Stevie Wonder. Ia adalah seorang penyanyi yang sangat berbakat dari kecil meski memiliki keterbatasan. Stevie buta sejak kecil hingga membuatnya tak bisa melakukan apa-apa. Namun ternyata ia memiliki bakat di bidang tarik suara hingga keluarganya menyuruh ia untuk kursus musik. Dan, boom! Sejak kemunculannya Stevie langsung menjadi idola banyak sekali orang.




Meski buta ia sangat pandai dalam bermusik. Bahkan ia bisa memainkan berbagai alat musik yang berbeda. Keterbatasannya dalam melihat membuatnya lebih peka dalam bunyi. Stevie Wonder hingga sekarang telah memiliki lebih dari 25 album. Ia pun telah memenangkan penghargaan Grammy Award lebih dari 20 kali. Sebuah prestasi yang sulit disamai oleh musisi lain bahkan bagi mereka yang tidak memiliki keterbatasan pada tubuh.

------------

Lima orang di atas hanya sebagian contoh saja. Selain itu ada banyak sekali orang dengan keterbatasan dan difabel tapi mampu menjalani hidup jauh lebih baik dari yang sempurna. Bahkan menginspirasi banyak orang. Itulah mengapa kita jangan pernah menganggap remeh mereka yang memiliki kekurangan pada tubuh. Bisa jadi mereka jadi lebih hebat dari kita semua!

Sumber

Friday, March 11, 2016

Mengenang Sang Revolusioner, Che Guevara


Wajah tokoh pemberontak asal Cuba ini sudah sangat terkenal di seluruh penjuru dunia. Mulai dari kaos, tembok-tembok bahkan di minuman keras. Hampir seluruh orang telah mengenal wajah ini, tetapi jarang yang paham siapa dia sebenarnya.

Che Guevara dilahirkan dengan nama Ernesto Guevara Lynch de la Serna di Argentina pada tanggal 14 Juni 1928. Ia lahir secara prematur dari sebuah keluarga yang cukup berada. Sejak kecil Ernesto menderita penyakit asma yang membuatnya sangat menderita. Keluarganya terpaksa harus pindah ke beberapa tempat di Argentina agar Ernesto bisa hidup di daerah yang hangat agar asmanya tidak kambuh. Tetapi meskipun asmanya sering kambuh ia adalah anak atletis yang menyukai olah raga dan aktivitas fisik. 


Wajah tokoh pemberontak asal Cuba ini sudah sangat terkenal di seluruh penjuru dunia. Mulai dari kaos, tembok-tembok bahkan di minuman keras. Hampir seluruh orang telah mengenal wajah ini, tetapi jarang yang paham siapa dia sebenarnya.

Che Guevara dilahirkan dengan nama Ernesto Guevara Lynch de la Serna di Argentina pada tanggal 14 Juni 1928. Ia lahir secara prematur dari sebuah keluarga yang cukup berada. Sejak kecil Ernesto menderita penyakit asma yang membuatnya sangat menderita. Keluarganya terpaksa harus pindah ke beberapa tempat di Argentina agar Ernesto bisa hidup di daerah yang hangat agar asmanya tidak kambuh. Tetapi meskipun asmanya sering kambuh ia adalah anak atletis yang menyukai olah raga dan aktivitas fisik. 

Saat remaja ia sangat menyukai catur dan sering ikut turnamen catur. Ernesto juga sangat suka membaca. Di rumahnya ada sekitar 3.000 buku yang habis dilahapnya. Ia sangat tertarik pada puisi dan sastra. Juga tertarik pada filosofi dan tulisan-tulisan sosial.

The Motorcycle Diary

Setelah lulus sekolah, Ernesto memasuki universitas dan mengambil jurusan kedokteran di University of Buenos Aires. Jiwa petualangnya membuat Ernesto sering cuti kuliah dan mengunjungi tempat-tempat yang indah di Amerika selatan. Ia kemudian melakukan sebuah perjalanan panjang selama 9 bulan mengelilingi negara-negara Amerika Selatan bersama sahabatnya, Alberto Granada, dengan menaiki sebuah sepeda motor. Petualangan itu diabadikannya dalam sebuah catatan harian, yang kemudian dicetak dalam bentuk buku berjudul “The Motorcycle Diary” dan sempat difilmkan juga.


Dalam perjalanan itu, Ernesto melihat banyak ketimpangan dan ketidakadilan sosial. Jiwanya yang pemberontak serta filsafat yang dipelajarinya dari buku-buku menyembuhkan api kemarahan di dalam hatinya. Ketika kembali, Ernesto yang dulunya periang dan gembira, mulai berubah menjadi pemikir dan pendiam. Saat pulang dari perjalanan ini, Ernesto menamatkan kuliahnya dan ia lulus sebagai seorang dokter.

Perlawanan Nasib Buruk Terhadap Rakyat Jelata

Tetapi hasrat membara dalam jiwanya saat melihat ketidakadilan membuatnya meninggalkan cita-citanya sebagai seorang dokter. Ia kemudian lebih tertarik pada pergerakan sosial, dan bahkan berpikir untuk melakukan perlawanan bersenjata. Ia kembali melanjutkan petualangannya mengelilingi negara-negara Amerika Selatan. Berharap untuk dapat melakukan sesuatu untuk mengubah nasib rakyat jelata. 


Ia sempat tinggal sebentar di Guatemala dan mendukung reformasi yang dilakukan presiden Guatemala saat itu, tetapi reformasi ini gagal dan presiden Guatemala dijatuhkan. Ernesto yang merupakan pendukung presiden ini pun menjadi buron. Petualangannya di Guatemala inilah yang membuatnya yakin bahwa perjuangan melawan penindasan tidak bisa melalui reformasi politik, melainkan perjuangan bersenjata. Di sini jugalah ia mendapat julukan “Che” yang sama dengan “bro” dalam istilah Argentina.

Mulai Angkat Senjata

Che kemudian bergabung dengan sebuah gerakan pemberontakan di Kuba yang direncanakan di Meksiko. Saat itu Fidel Castro yang merupakan seorang pemberontak asal Kuba, membuat kamp latihan di Meksiko bagi para pemberontak asal Kuba. Che kemudian berkenalan dengan Fidel dan mengagumi pemikiran-pemikrannya. Mereka semakin dekat dan kemudian berjuang bersama dan pergi ke Kuba untuk berperang. Saat itu Che mendapat posisi sebagai juru medis. 


Saat itu Kuba dipimpin oleh presiden Fulgencio Batitsta yang korup dan merupakan tangan kanan Amerika. Rombongan yang dipimpin Fidel berangkat dari Meksiko dengan menumpangi sebuah kapal kecil. Kapal itu diserang oleh pasukan pemerintah Kuba, sehingga dari 82 orang, hanya 22 orang yang selamat termasuk Che dan Fidel. Di saat inilah Che kemudian meninggalkan peralatan medisnya dan mengangkat senjata untuk bertempur. Dua puluh dua orang yang selamat ini kemudian masuk ke hutan dan membentuk pasukan pemberontakan gerilya di sana. Sikap mereka yang simpatik, membuat banyak penduduk Kuba simpatik dan secara diam-diam membantu perjuangan mereka. Bahkan banyak pula penduduk yang bergabung dalam pasukan pemberontakan itu. 


Perang berlangsung selama bertahun-tahun dan Che harus menjalaninya dengan penuh penderitaan karena asmanya sering kambuh. Pada saat perjuangan inilah namanya mulai dikenal dunia. Banyak wartawan yang rela masuk ke hutan hanya agar bisa mewawancarai pemberontak muda yang tampan dan pemberani ini. Banyak wanita yang jatuh hati padanya karena sosoknya yang ganteng, romantis, dan halus.

Sempat Bertemu Soekarno

Usaha pemberontakan akhirnya berhasil dan akhirnya pemerintahan Batitsa dapat dijatuhkan. Fidel naik sebagai presiden dan Che mendapat jabatan sebagai menteri. Tetapi hatinya selalu tertarik dengan petualangan dan baginya Kuba bukanlah akhir dari perjuangan. Masih banyak tempat di Amerika Selatan yang masih tertindas. Dengan memanfaatkan posisinya, Che pergi mengelilingi dunia untuk menggalang kesatuan melawan negara-negara kapitalis. Ia bahkan sempat ke Indonesia dan bertemu presiden Soekarno. 


Tetapi semua ini tidak membuat Che puas. Ia yakin bahwa perjuangan membebaskan negara-negara tertindas tak akan dapat dilakukan secara politik. Akhirnya ia meninggalkan jabatan menterinya dan pergi berperang di negara mana saja yang sedang tertindas. Petualangannya berakhir saat ia tertangkap di Bolivia pada tahun 1967.

Matipun Che Disegani

Saat itu CIA menganggapnya sangat berbahaya dan mengerahkan seluruh tenaga untuk bisa menangkapnya. Che tertangkap dan dikurung dalam sebuah kelas di sekolah terpencil, di situ ia dieksekusi dan kedua tangannya dipotong. Bahkan saat ia matipun, orang masih takut kepadanya sehingga tangannya harus dipotong. Kata-kata terakhir saat ia akan ditembak adalah “Tembaklah, kau hanya membunuh seorang laki-laki.” Ketika selesai dieksekusi, jenazah Che dikubur di sebuah tempat rahasia, dan baru pada tahun 1997 kuburannya dibongkar dan dipindahkan ke Kuba.


Semasa hidupnya ia adalah orang yang romantis, suka bersahabat, dan bercanda. Banyak orang menuduhnya sebagai teroris dan pengacau, bahkan menuduhnya sebagai pembantai. Tetapi itu semua dilakukan Che di dalam kondisi perang, banyak sekali kata-kata dan perbuatannya yang kemudian membuatnya bahkan dianggap santa bagi para petani miskin di Amerika selatan. Bahkan setiap pagi, anak-anak sekolah di Kuba mengucapkan kata-kata “Kami akan seperti Che” di dalam kelas. Kuba pun menjadi negara yang nomer satu dalam hal pelayanan kesehatan dan pendidikan.


 
Sumber

Saturday, February 27, 2016

Come & Visit - Daftar Agenda Wisata Di Kalimantan Selatan


Sepanjang 2016 ini, ada banyak acara kebudayaan dan kesenian yang bakal digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan.
Mulai dari festival etnik, pemilihan duta wisata, festival sasirangan, festival kuliner hingga festival tari tradisional Banjar bakal digelar di banyak tempat di Kalimantan Selatan.

Ingin mengetahui lebih banyak tentang ragam kebudayaan dan kesenian suku-suku yang tinggal di Kalimantan Selatan seperti Banjar dan Dayak? Maka momen ini akan sangat pas untuk Anda eksplorasi.
Catat apa saja ragam acaranya dan kapan waktunya berikut ini:

1. Tabalong Etnik Festival 2016

Di acara ini, bakal digelar beragam kesenian lokal seperti beragam aktivitas seni yang berakar dari Budaya Banjar (Pesisir) dan Dayak (Pedalaman).


Acara ini melibatkan ratusan seniman melalui sanggar-sanggar seni yang ada di Tabalong.
Bakal ada juga agenda Tabalong Tourism Expo, Workshop Permainan Tradisional dan Seni Bela Diri Tradisional Kuntau, Sasirangan Fashion Show, Karasmin Music Festival, Konser Voice of Borneo, seni tari, seni mamanda dan karnaval budaya.
Tempatnya di Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong mulai 15-21 Februari 2016.

2. Mappanretasi

Mappanretasi adalah sebuah ritual adat suku Bugis yang bermukim di Kota Pagatan, Kabupaten Tanahbumbu.
Ritual ini sebagai ungkapan rasa syukur para nelayan Bugis kepada Allah SWT atas rezeki berlimpah dari laut yang mereka dapatkan selama ini.
Gelaran ini dihelat tiap tahun, saban pekan keempat April, saat musim ikan atau musim angin barat akan berakhir.

Ritual ini digelar di tengah laut, tepatnya di lepas pantai Pagatan, dipimpin oleh seorang Sandro dan diiringi oleh kapan-kapal nelayan.

3. Festival Sasirangan dan Pelangi Budaya Nusantara

Festival ini digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan tiap April.
Sasirangan merupakan kain tradisional Banjar yang pada gelaran ini ditampilkan dalam bentuk festival dengan beragam model pakaian berbahan kain tersebut.



Dalam acara ini ada Sasirangan Fashion Carnaval, Festival Tari Nusantara, Pawai Budaya, Festival Kuliner dan hiburan lainnya yang bakal digelar selama sepekan.

4. Aruh Ganal Dayak Meratus

Aruh Ganal merupakan sebuah upacara adat suku Dayak Bukit di Pegunungan Meratus.
Aruh ganal berarti kenduri besar, merupakan ajang berkumpulnya masyarakat Dayak dari balai Padang, Mancabung Harakit, Balawaian, Batung dan Danau Darah yang dilaksanakan oleh para Damang.



Acaranya tahun ini bakal dihelat di Balai Adat Malaris di Desa Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada pekan ketiga Mei 2016.

5. Balanting Paring atau Bamboo Rafting

Bamboo rafting sudah menjadi ikon wisata terkenal di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Bamboo rafting atau balanting paring biasa digelar di arus Sungai Amandit, Desa Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

 
Wisata ini bisa dinikmati pelancong tiap hari dengan rute Loksado-Niih dengan jarak tempuh 2,5 jam dan Loksado- Lumpangi selama 3,5 jam.

6. Festival Karya Tari Daerah

Di festival ini, sanggar-sanggar tari dari seluruh Kalimantan Selatan bakal menunjukkan kepiawaian mereka menata tari dan menari tari kreasi daerah Kalimantan Selatan, entah yang berbasis pesisir (Banjar) atau pedalaman (Dayak).


Biasanya acara ini digelar di Taman Budaya Kalimantan Selatan di Banjarmasin.
Tahun ini direncanakan akan digelar pada Juni nanti.
Pemenang festival ini akan mewakili Kalimantan Selatan di ajang Parade Tari Nusantara tingkat nasional.

7. Pasar Kue Ramadhan

Pasar kue atau pasar wadai ini hanya ada tiap kali bulan puasa atau Ramadan tiba.
Tahun ini pelaksanaannya dari Juni hingga Juli.

 
Di sini Anda bakal menemukan kue-kue dan kuliner khas Banjar seperti ipau, bingka, amparan tatak, kararaban, bubur hintalu karuang, bubur gunting, bubur baayak, dan sebagainya untuk menu berbuka puasa.
Pelaksanaannya di Kota Banjarmasin di siring Sungai Martapura depan eks Kantor Gubernur Kalsel di Jalan Jendral Sudirman.

8. Lomba Perahu Katir

Event ini biasanya digelar di Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Tahun ini direncanakan pada 10 Agustus nanti.
Lomba ini menggambarkan keperkasaan para nelayan menaklukkan laut.


Lomba ini biasanya diikuti oleh para nelayan di Pulau Kerayaan, pulau tetangganya Teluk Aru, sehingga menjelang lomba banyak yang berkunjung ke sana dan menginap di rumah warga Desa Teluk Aru.
Untuk menuju ke sana biasanya menggunakan transportasi darat dari Banjarmasin sekitar 7-8 jam dengan jarak 346 kilometer.

9. Malam Batanam Karya Baharum Banua

Acara tahunan ini bakal digelar pada 14 Agustus 2016 nanti di Taman Budaya Kalimantan Selatan, Banjarmasin.

 
Acara ini menampilkan kepiawaian para seniman musik, teater, tari dan seni rupa Kalimantan Selatan dalam mengeksplorasi dan melestarikan kebudayaan lokal Kalimantan Selatan.
Ada beragam bentuk kesenian lokal yang tradisional ditampilkan seperti balamut, madihin, wayang gong, damarulan hingga yang modern seperti lagu-lagu Banjar dibalut dalam nuansa musik modern macam jazz.
Biasanya acara ini digelar selama sepekan dengan bermacam-macam agenda tiap harinya.

10. Dayung Perahu Naga

Ajang ini kerap digelar di Sungai Martapura di seberang eks Kantor Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

 
Tujuannya untuk memasyarakatkan olahraga air, sesuai pula dengan julukan Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai.
Kegiatan ini digelar tiap Agustus dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan.

11. Kalsel Expo

Digelar tiap Agustus di Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ajang ini merupakan pameran pembangunan dan industri kreatif yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Pamerannya berupa penggambaran hasil-hasil pembangunan pemerintah dan program yang sedang berlangsung.

 
Ada juga pameran produk-produk daerah, beragam cinderamata dan kuliner khas provinsi ini.

12. Pemilihan Nanang dan Galuh Banjar Kalimantan Selatan

Nanang dan Galuh Banjar adalah sebutan untuk duta wisata Kalimantan Selatan, seperti halnya Abang dan None di Jakarta.
Nanang adalah panggilan untuk anak lelaki suku Banjar yang masih bujang dan galuh sebutan untuk anak gadisnya.


Ajang ini untuk menggalakkan promosi pariwisata Kalimantan Selatan dan langkah pelestarian budaya Banjar.
Biasanya, ajang ini bisa disaksikan secara gratis oleh warga.

13. Festival Pasar Terapung

Pasar terapung adalah ikon pariwisata Kalimantan Selatan sejak lama.
Sebagai bentuk pelestariannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar festival ini saban tahun dan kerap sukses mengundang warga maupun wisatawan.

 
Untuk tahun ini bakal digelar di siring depan eks Kantor Gubernur Kalsel, Jalan Jendral Sudirman, Banjarmasin pada 23-25 September 2016 nanti.

14. Lomba Balogo

Lomba ini merupakan ajang pertunjukan permainan anak tradisional Banjar yang disebut balogo.
Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak kecil hingga remaja, biasanya hanya untuk lelaki.
Permainan ini menggunakan alat bernama logo yang terbuat dari tempurung kelapa, dibuat berlapis dua yang direkatkan dengan aspal atau dempul supaya berat dan kuat.

 
Bentuknya bermacam-macam, ada yang berupa bulus, penyu, segitiga, layang-layang, daun dan bundar.
Dalam permainannya harus dibantu oleh alat bernama penapak atau campa berupa tongkat pemukul yang panjangnya 40 sentimeter dan lebar dua sentimeter.
Fungsinya untuk mendorong logo agar bisa meluncur dan merobohkan logo lawan.
Tahun ini akan digelar di pekan ketiga September 2016.

15. Festival Banjarmasin Bungas

Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Jadi Kota Banjarmasin.
Biasanya ada penampilan jukung atau perahu hias, pemilihan Nanang dan Galuh Kota Banjarmasin, dan sebagainya.

 
Lokasinya di Kota Banjarmasin, tepatnya di siring depan Kantor Wali Kota Banjarmasin, Jalan RE Martadinata pada pekan keempat September 2016.

16. Milad Kesultanan Banjar

Kerajaan Banjar adalah kerajaan Islam di Pulau Kalimantan dengan pusatnya di Kuin Utara yang sekarang masuk wilayah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kerajaan ini runtuh pada 1905 saat berakhirnya Perang Banjar.

 
Walau begitu, pemerintahannya tetap ada dengan dipindahkannya pusat pemerintahannya ke Kota Martapura di Kabupaten Banjar, namun pengaruhnya sudah tak sehebat dulu lagi saat masih di Banjarmasin.
Guna melestarikannya agar tidak punah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menghidupkannya lagi dengan nama Kesultanan Banjar pada 24 Juli 2010 dan melantik Sultan Khairul Saleh sebagai sultannya.
Untuk memperingati hari bersejarah itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar perayaan milad atau ulang tahun kesultanan Banjar saban tahun.
Biasanya berpusat di Martapura dan tahun ini rencananya bakal digelar dari 15-21 Oktober 2016.
Biasanya ada berbagai pertunjukan kesenian daerah dan pameran produk-produk kerajinan lokal yang bisa dinikmati pelancong secara gratis.

17. Baayun Maulid

Baayun maulid adalah tradisi orang Banjar untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang digelar tiap 12 Rabiul Awal.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tiap tahun menggelar tradisi ini yang diikuti oleh banyak warga dan untuk menarik minat wisatawan.
Biasanya digelar di Masjid Al Mukarromah, Desa Banua Halat, Kecamatan Tapin Utara, Kotan Tapin, Kabupaten Tapin.


Dalam tradisi ini, anak kecil atau yang sudah dewasa diayun menggunakan ayunan khusus.
Biasanya mereka berdoa agar segala hajat mereka dikabulkan Allah SWT, diiringi lantunan selawat Nabi Muhammad.  

----------------------------------------

Sumber

Monday, February 15, 2016

Thriller Series (Bag. 4) - What You See For The Last Time


Adegan dalam kisah fiksi ini mengandung kekerasan, kekejaman dan pembunuhan brutal
Kebijakan dari sahabat sekalian sangat disarankan
(WARNING 21+)

-----------------------

Susi meronta-ronta. Tangan dan kakinya mulai sakit akibat usahanya membebaskan diri. Tangannya terluka akibat gesekan tali yang coba ia lepaskan. Begitu pula dengan kakinya.
Dihadapannya, digenangan darah yang berwarna merah pekat, tergeletak jasad ibunya. Didekatnya sang ayah sedang bernegosiasi dengan orang yang menyebabkan semua mimpi buruk ini.

"Aku akan mengabulkan semua permintaanmu, sungguh. Apapun itu" Ayah Susi mengulangi penawaran yang ia berikan tadi.

Pria itu tertawa mendengarnya. Suara tawanya tak seperti suara orang normal. Inikah suara orang yang tangannya telah dilumuri oleh darah orang lain?

"Apapun?" Tanya orang itu lagi.

"Ya, apapun" Sahut ayah Susi.

"Kalau begitu" Lanjut pria itu. "KEMBALIKAN HIDUP ANAK DAN ISTRIKU!!!"

Teriakannya memekikkan telinga siapapun yang mendengar. Bergema diruangan itu. Melengking. Suara kemarahan terlepas, terdengar, menyeruak dari teriakannya.

Ayah Susi membisu.

"Bisakah kau mengembalikan mereka lagi?" Tanya pria itu lagi.

Ayah Susi menangis. Bibirnya kaku untuk mengucap apapun yang bisa mengeluarkan mereka dari situasi ini.
"Maafkan aku" Mohon ayah Susi.

Pria itu tak bergeming.

"Maafkan aku"

Pria itu mengambil pisau yang sempat dilepasnya.

"Maafkan aku"

Pria itu kemudian berjalan, mengambil sesuatu dari arah belakang.

Lalu....

"Anakmu harus menanggung akibatnya"

Kalimat itu membuat sang ayah ketakutan.

"Apa yang kau lakukan? Cukup aku saja, jangan anakku" Pintanya
.
Pria mengambil jerigen yang telah disiapkannya. Dibuka tutupnya. Bau bensin yang pekat tercium.

"Jangan bunuh anakku, aku saja! Lepaskan anakku, lakukan yang kau mau kepadamu" Teriak ayah Susi memohon.

"Hahahaha" Tawanya semakin mengerikan. "Aku memang tak berniat membunuh anakmu"

Kemudian isi jerigen itu ditumpahkannya ke seluruh badan ayah Susi.

"Apa yang akan kau lakukan kepadaku?"

"Aku? Aku akan memberikan pemandangan terakhir yang takkan dilupa oleh anakmu" Sahut pria itu.

"Tidak, ku mohon.... jangan!!!" Ayah Susi menggeleng-gelengkan kepala. Meronta-ronta. Dia harus melepaskan diri sesegera mungkin, pikirnya.

Pria itu kemudian berjalan kearah Susi. Dinyalakan korek yang ia ambil dari saku celananya. Susi saat itu diselimuti ketakutan yang amat sangat. Pria itu lalu memegang kepalanya.

"Jangan takut. Kau harus melihat ini" Kata pria itu.

Susi menangis. Dia tak tahu harus berbuat apa. Didepannya, ayahnya sekarang menggila. Dia meronta-ronta. Berteriak dengan suara yang tak bisa dia pahami.

"Ayah" Kata Susi dengan suara lirih.

Kemudian pria itu melemparkan koreknya yang menyala ke arah ayah Susi. Api kemudian menyambar badan ayahnya. Bensin membuat kobaran api itu semakin besar.

Ayahnya telah dibakar hidup-hidup...

Rontaan kesakitan dari ayahnya...

Teriakan kesakitan dari ayahnya...

Susi pun menangis, terpana, terbujur kaku...

Neraka macam apa ini?

"Ayah" Ucapnya lirih.

"Ayah... Ibu... " Air mata telah membanjiri kelopak matanya.

"Nah gadis kecil yang manis. Inilah pemandangan terakhir yang akan menemanimu di sisa hidupmu" Kata psikopat itu.

Kemudian pisau yang ada ditangan orang itu, ditusukkannya ke kedua bola mata Susi.

Dan semuanya menjadi gelap...

-------------- TAMAT --------------