Monday, May 9, 2016

Mengenal Telaga Kemuliaan Rasulullah SAW


Iman kepada hari akhir/hari kemudian, yang berarti mengimani semua peristiwa yang diberitakan dalam ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terjadi setelah kematian, adalah salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap orang yang beriman kepada Allah Ta’ala dan kebenaran agama-Nya.

Bahkan karena tingginya kedudukan iman kepada hari akhir, Allah Ta’ala dalam banyak ayat al-Qur’an sering menggandengkan antara iman kepada-Nya dan iman kepada hari akhir. Hal ini dikarenakan orang yang tidak beriman kepada hari akhir maka tidak mungkin dia beriman kepada Allah Ta’ala, sebab orang yang tidak beriman kepada hari akhir dia tidak akan mengerjakan amal shaleh, karena seseorang tidak akan mengerjakan amal shaleh kecuali dengan mengharapkan balasan kemuliaan dan karena takut siksaan-Nya pada hari pembalasan kelak.

Oleh karena itu, Allah Ta’ala menggambarkan sifat orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhir dalam firman-Nya

{وَقَالُوا مَا هِيَ إِلا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلا الدَّهْرُ}

“Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa (waktu)” (al-Jaatsiyah:24).

Kewajiban Mengimani Keberadaan Telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Di antara perkara yang wajib diimani sehubungan dengan iman kepada hari akhir adalah keberadaan al-haudh (telaga) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai kemuliaan yang Allah Ta’ala berikan kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang pada hari kiamat nanti orang-orang yang beriman dan mengikuti petunjuk beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sewaktu di dunia akan mendatangi dan meminum air telaga yang penuh kemuliaan tersebut, semoga Allah Ta’ala memudahkan kita untuk meraih kemuliaan tersebut, amin.

Imam Ahmad bin Hambal berkata, “(Termasuk landasan pokok Islam adalah kewajiban) mengimani (keberadaan) telaga milik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari kiamat, yang nanti akan didatangi oleh umat beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam… sebagaimana yang disebutkan dalam banyak hadits yang shahih (dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam)”.

Imam Abu Ja’far ath-Thahawi berkata, “Al-Haudh (telaga) yang dengannya Allah Ta’ala memuliakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, untuk diminum (airnya) oleh umat beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam (pada hari kiamat nanti) adalah suatu yang benar adanya”.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ketika menjelaskan perkara-perkara yang wajib diimani pada hari kiamat, beliau berkata, “Pada hari kiamat (ada) telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang akan didatangi (oleh umat beliau)…barangsiapa yang meminum (air) telaga tersebut maka dia tidak akan merasakan haus lagi selamanya”.

Imam an-Nawawi mencantumkan hadits-hadits dalam “Shahih Imam Muslim” yang menyebutkan tentang telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam bab, “Penetapan (keberadaan) telaga Nabi kita (Muhammad) shallallahu ‘alaihi wa sallam (pada hari kiamat nanti)…”.


Dalil-dalil yang menjelaskan keberadaan telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Hadits-hadits shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan ini banyak sekali, bahkan mencapai derajat mutawatir (diriwayatkan dari banyak jalan sehingga tidak mungkin diingkari kebenarannya).

Imam Ibnu Katsir berkata, “Penjelasan tentang telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam – semoga Allah Memudahkan kita meminum dari telaga tersebut pada hari kiamat – (yang disebutkan) dalam hadits-hadits yang telah dikenal dan (diriwayatkan) dari banyak jalur yang kuat, meskipun ini tidak disukai oleh orang-orang ahlul bid’ah yang berkeraskepala menolak dan mengingkari keberadaan telaga ini…”.

Senada dengan ucapan di atas, imam Ibnu Abil ‘Izzi al-Hanafi menjelaskan, “Hadits-hadits (shahih) yang menyebutkan (keberadaan) telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencapai derajat mutawatir, diriwayatkan oleh lebih dari tiga puluh orang sahabat  (dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam)…”.

Di antara hadits-hadits tersebut adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya setiap Nabi memiliki telaga (pada hari kiamat nanti), dan mereka saling membanggakan siapa di antara mereka yang paling banyak orang yang mendatangi telaganya (dari umatnya), dan sungguh aku berharap (kepada Allah Ta’ala) bahwa akulah yang paling banyak orang yang mendatangi (telagaku)”.

Juga sabda beliau dalam hadits lain, “Sesungguhnya aku akan berada di depan kalian (ketika mendatangi telaga pada hari kiamat nanti) dan aku akan menjadi saksi bagi kalian, demi Allah, sungguh aku sedang melihat telagaku saat ini”.

Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya aku akan berada di depan kalian ketika mendatangi telaga (pada hari kiamat nanti), barangsiapa yang mendatanginya maka dia akan meminum airnya, dan barangsiapa yang meminumnya maka dia tidak akan merasakan haus lagi selamanya”.


Gambaran tentang Telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam Hadits-Hadits yang Shahih

– Barangsiapa yang meminum air telaga tersebut maka dia tidak akan merasakan haus lagi selamanya, sebagaimana hadits yang tersebut di atas.
 
– Sumber air telaga tersebut adalah sungai al-Kautsar di surga yang Allah Ta’ala peruntukkan bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apakah kalian mengetahui apa al-Kautsar itu?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahuinya.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya al-Kautsar adalah sungai yang Allah Ta’ala janjikan kepadaku, padanya terdapat banyak kebaikan, dan (airnya akan mengalir ke) telagaku yang akan didatangi oleh umatku pada hari kiamat (nanti)…”
Dalam hadits lain beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dialirkan pada telaga itu dua saluran air yang (bersumber) dari (sungai al-Kautsar) di surga…”.

– Adapun gambaran air telaga tersebut adalah sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Airnya lebih putih dari susu dan baunya lebih harum dari (minyak wangi) misk (kesturi)”. Dalam hadits lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dan (rasanya) lebih manis dari madu”.

– Gayung/timba untuk mengambil air telaga tersebut sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Gayung-gayungnya adalah seperti bintang-bintang di langit”. Artinya: jumlahnya sangat banyak dan berkilauan seperti bintang-bintang di langit.

– Bentuk telaga tersebut adalah persegi empat sama sisi, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang shahih.


Siapakah Orang-Orang yang Terpilih Mendatangi Telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?
Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan selalu mengikuti petunjuk yang beliau sampaikan. Adapun orang-orang yang berpaling dari petunjuk beliau sewaktu di dunia, maka mereka akan diusir dari telaga tersebut.
Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa ada orang-orang yang dihalangi dan diusir dari telaga yang penuh kemuliaan ini. Karena mereka sewaktu di dunia berpaling dari petunjuk dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada pemahaman dan perbuatan bid’ah, sehingga di akhirat mereka dihalangi dari kemuliaan meminum air telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, sebagai balasan yang sesuai dengan perbuatan mereka.

Imam Ibnu Abdil Barr berkata, “Semua orang yang melakukan perbuatan bid’ah yang tidak diridhai Allah dalam agama ini akan diusir dari telaga Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam (pada hari kiamat nanti), dan yang paling parah di antara mereka adalah orang-orang (ahlul bid’ah) yang menyelisihi (pemahaman) jama’ah kaum muslimin, seperti orang-orang khawarij, syi’ah rafidhah dan para pengikut hawa nafsu, demikian pula orang-orang yang berbuat zhalim yang melampaui batas dalam kezhaliman dan menentang kebenaran, serta orang-orang yang melakukan dosa-dosa besar secara terang-terangan, semua mereka ini dikhawatirkan termasuk orang-orang yang disebutkan dalam hadits ini (yang diusir dari telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam).

Terlebih lagi orang-orang yang mengingkari keberadaan telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, seperti kelompok Mu’tazilah, mereka termasuk orang yang paling terancam diusir dari telaga ini.

Imam Ibnu Katsir berkata, “Penjelasan tentang telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam – semoga Allah Memudahkan kita meminum dari telaga tersebut pada hari kiamat – (yang disebutkan) dalam hadits-hadits yang telah dikenal dan (diriwayatkan) dari banyak jalur yang kuat, meskipun ini tidak disukai oleh orang-orang ahlul bid’ah yang berkeraskepala menolak dan mengingkari keberadaan telaga ini. Mereka inilah yang paling terancam untuk dihalangi (diusir) dari telaga tersebut (pada hari kiamat), sebagaimana ucapan salah seorang ulama salaf: “Barangsiapa yang mendustakan (mengingkari) suatu kemuliaan maka dia tidak akan mendapatkan kemuliaan tersebut…”.

Imam Ibnu Abil ‘Izzi al-Hanafi berkata, “Semoga Allah membinasakan orang-orang yang mengingkari keberadaan telaga ini, dan alangkah pantasnya mereka ini untuk dihalangi dari mendatangi telaga tersebut pada hari (ketika manusia mengalami) dahaga yang sangat berat (hari kiamat)”.


Penutup
Demikianlah penjelasan ringkas tentang telaga kemuliaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang kewajiban mengimaninya merupakan perkara penting yang berhubungan dengan iman kepada hari akhir dan merupakan salah satu prinsip dasar akidah Ahlus sunnah wal jamaah, yang tercantum dalam kitab-kitab akidah para imam Ahlus sunnah.
Semoga Allah Ta’ala senantiasa melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk dapat meraih semua kebaikan dan kemuliaan yang dijanjikan-Nya di dunia dan di akhirat kelak, sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Dekat, dan Maha Mengabulkan doa.

Sumber 

Friday, May 6, 2016

Taman Generalife - Bunga Sejarah Islam di Negeri Matador


Selama berabad-abad, Islam telah memberikan banyak kontribusi terhadap perkembangan besar dunia. Banyak disiplin ilmu yang berkembang dan mencapai puncak keemasannya dimasa-masa kekuasaan Khilafah Islamiyah. Banyak pula pencapaian yang pada saat itu dianggap mustahil telah berhasil diwujudkan oleh Kaum Muslim. Tak terkecuali dalam bidang ilmu arsitektur.

Berbicara tentang ilmu dan seni arsitektur Islam, ada yang spesial dari berbagai bangunan arsitektur yang pernah dibangun. Arsitektur Islam banyak dipengaruhi oleh kepercayaan dan ajaran Islam. Penggambaran surga yang terdapat dalam Al-Qur'an sedikit banyak mempengaruhi daya imajinasi para arsitek Muslim dalam membangun rancangannya. Oleh karenanya tak heran apabila arsitektur Islam mempunyai ciri khas yang berbeda dengan arsitektur Eropa.

Dari sekian banyak arsitektur Islam, salah satu yang paling terkenal adalah Taman Generalife yang berada di Granada, Spanyol.


Generalife berasal dari Bahasa Arab dan sebenarnya berasal dari kata "Jannat al Arif" atau Taman Arsitektur. Taman ini berlokasi di dekat Al Hambra, yaitu nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah dari kekhalifahan Bani Umayyah yang mencakup wilayah perbukitan di batas kota Granada. Istana ini dibangun sebagai tempat tinggal khalifah beserta para pembesarnya. Al Hambra sendiri kini telah dilindungi sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO 


Dibangun pada abad ke-13 dan didekorasi ulang oleh Sultan Abu al-Walid Ismail (1313-1324 M), cucu dari Muhammad II, Generalife merupakan tempat bersantai bagi Sultan-Sultan Granada ketika mereka ingin keluar dari kesibukan pekerjaan di istana. Taman ini berisi bunga-bunga indah, buah-buahan, bahkan sayur-sayuran yang beraneka ragam. Dekorasi taman serta pancuran air dari kolam pancuran membuat suasana damai menjadi sangat kental didalam taman ini.



Saat ini Generalife dibentuk dari 2 grup bangunan yang dihubungkan dengan Patio de la Acequia (Patio of the Irrigation Ditch). Patio atau taman di tengah istana ini merupakan bagian paling penting Generalife. Dengan panjang 48.70 meter dan lebar 12.80 meter, letak keindahan Generalife berpusat disini.   
 

So, bagaimana sahabat?
Mau menelurusi jejak kejayaan Islam sembari refleksi di salah satu taman terindah di dunia?
Taman Generalife selalu menjadi pilihan teratas untuk kita kunjungi :)

-----------------------------------------------

Sumber : 1 2

Monday, May 2, 2016

Suku Korowai - The Man of Tree


Indonesia adalah negeri yang amat kaya, didalamnya terdapat ribuan warisan dunia yang takkan pernah ada duanya di dunia. Hampir 17.000 pulau baik besar atau kecil tersebar di seluruh bagian Nusantara yang berjarak 5.428 km dari Sabang sampai Merauke. Dari sana hidup sekitar 1.128 suku dengan 746 bahasa dan diantara 1.128 suku tersebut, terdapatlah salah satu suku terunik didunia yang hidup diatas pohon yang tingginya bahkan mencapai ratusan meter.

Perkenalkan, suku dari timur jauh Indonesia...
Suku Korowai...


Sekitar 30 tahun yang lalu, mungkin tak ada yang tau dengan suku ini di Papua. Pilihan hidup yang unik membuat mereka terasing dari peradaban, tak diketahui oleh orang-orang bahkan oleh pemerintah Indonesia kala itu. Suku terasing yang berpopulasi tak kurang dari 3.000 jiwa ini hidup di rumah yang dibangun di atas pohon tinggi. Rumah Tinggi, itulah sebutannya.

Pilihan hidup di atas pohon dengan tinggi puluhan bahkan ratusan meter, bukan tanpa alasan bagi mereka. Kepercayaan lah yang membuat mereka memilih tinggal berkawan langit. Mereka percaya, dengan tinggal di ketinggian pohon, mereka akan terbebas dari gangguan roh jahat. Semakin tinggi semakin bagus. Dan tentu juga mereka tinggal diatas pohon guna menghindari ancaman binatang buas.


Era tahun 1970-an adalah saat-saat perkenalan mereka dengan dunia luar setelah sekian waktu mereka mengira, hanya merekalah penghuni dunia ini. Baru kemudian pada tahun 1980 sebagian dari mereka pindah ke desa-desa yang baru dibuka dari Yaniruma di tepi Sungai Becking, Mu dan Basman. Tahun-tahun berikutnya, perpindahan mereka ke desa-desa yang baru pun semakin banyak.
Fakta yang cukup mencengangkan juga berhasil terungkap dari suku ini. Dikatakan bahwa suku ini mempraktekkan prilaku kanibalisme!!!

Tapi tentu saja praktek ini telah lama ditinggalkan oleh Suku Korowai. Jadi leluhur mereka pada zaman dahulu sudah terbiasa memakan daging manusia, jangan bayangkan dulu kanibalisme mereka seperti di film-film, dimana mereka akan menangkap orang asing dan merebusnya hidup-hidup.
Ngga, sama sekali ngga.
Kanibalisme mereka semacam hukuman, dimana seseorang yang diketahui mempraktekkan ilmu hitam/sihir maka akan dihukum mati dan jasadnya dimakan oleh mereka.
Gitu...

 
Sekarang telah lama berlalu sejak terakhir kali ada yang mempraktekkan itu. Suku Korowai sekarang tak ubahnya dengan kita kebanyakan. Hidup damai dengan kehidupan mereka yang unik.
Membaur dengan alam...
Dekat dengan langit...
Dan senantiasa menjaga keasrian lingkungan...

 

Sumber : 1 2    

Wednesday, April 27, 2016

Kisah Wanita Penzina dan Anjing Yang Kehausan


Kita kadang dengan sombongnya menghakimi seseorang dari satu sisi saja, dari apa yang bisa dilihat oleh mata saja. Sikap subjektif kita lebih lihai menilai orang dan keobjektifitas menjadi buta ketika melihat apa yang ada pada diri sendiri. Padahal apa yang tak terlihat bukan berarti tak ia lakukan. Bisa saja disatu saat dia terlihat buruk dihadapan kita (atas khilafnya), bisa saja sesungguhnya dia adalah orang yang lebih suka menyembunyikan amal ibadahnya.

Dewasa ini terlihat sekali, bagaimana kita seringkali kita melakukan penghakiman itu. Bahkan parahnya ada beberapa orang yang acapkali men-judge seseorang dengan mudahnya. Padahal apa yang terjadi esok hari adalah perkara gaib. Menjadi apa seseorang dimasa depan tak ada yang tahu. Dan hanya Allah yang mengetahui bagaimana iman seseorang diakhir hayatnya.

Sahabat, ada sebuah kisah yang menarik berkaitan dengan hal ini. Kisah dari seorang wanita Bani Israel yang berprofesi sebagai pelacur di zamannya. Lemahnya ia, khilafnya ia dan segala dosanya diampuni oleh Allah SWT oleh karena satu perbuatan diakhir hayatnya yang mungkin bagi kita perbuatan tersebut adalah sesuatu yang "sepele". Dan kisah wanita penzina ini pun diabadikan dalam sebuah hadits Nabi SAW berikut. 

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أَنَّ امْرَأَةً بَغِيًّا رَأَتْ كَلْبًا فِى يَوْمٍ حَارٍّ يُطِيفُ بِبِئْرٍ قَدْ أَدْلَعَ لِسَانَهُ مِنَ الْعَطَشِ فَنَزَعَتْ لَهُ بِمُوقِهَا فَغُفِرَ لَهَا
 
“Ada seorang wanita pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik. Anjing itu menngelilingi sumur tersebut sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia pun diampuni karena amalannya tersebut.” (HR. Muslim no. 2245).

Note :
Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, terdapat juga kisah yang mirip.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِى بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنَ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنَ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِى كَانَ بَلَغَ مِنِّى. فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلأَ خُفَّهُ مَاءً ثُمَّ أَمْسَكَهُ بِفِيهِ حَتَّى رَقِىَ فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّ لَنَا فِى هَذِهِ الْبَهَائِمِ لأَجْرًا فَقَالَ « فِى كُلِّ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ »

“Ketika seorang laki-laki sedang berjalan, dia merasakan kehausan yang sangat, lalu dia turun ke sumur dan minum. Ketika dia keluar, ternyata ada seekor anjing sedang menjulurkan lidahnya menjilati tanah basah karena kehausan. Dia berkata, ‘Anjing ini kehausan seperti diriku.’ Maka dia mengisi sepatunya dan memegangnya dengan mulutnya, kemudian dia naik dan memberi minum anjing itu. Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah kita bisa meraih pahala dari binatang?” Beliau menjawab, “Setiap memberi minum pada hewan akan mendapatkan ganjaran.” (HR. Bukhari no. 2363 dan Muslim no. 2244)

-----------------------------------------------------------------

Sahabat...
Hidup dan mati adalah rahasia Allah. Kita tak pernah tahu bagaimana akhir hidup kita. Kita takkan tahu dalam kondisi seperti apa kita akan menghadap-Nya. 

Melacur adalah pekerjaan hina yang melanggar aturan-Nya. Tapi ketika kita melihat pelacur, bukan berarti kita dengan mudahnya menghina dia dan menghakimi ia sebagai ahli neraka. Karena kita tak pernah tahu bagaimana akhirnya, oleh karena itu daripada kita menghakimi ia, akan lebih baik kita menasehati atau paling tidak mendoakannya. Semoga diakhir hidupnya ia mendapat hidayah dan diampuni segala dosa-dosanya.

Hal tersebut karena kita pun mengharapkan akhir yang sama dengan hadits Nabi SAW diatas.....
Khusnol Khotimah, aamiin...


---------------------------------------

Sumber : 1 2   

Friday, April 15, 2016

Menilik KB Menurut Pandangan Islam


Sebagai PLKB/PKB yang notabene kerjanya di lapangan dan berhadapan langsung dengan masyarakat, pastilah menemukan hal-hal unik dan 'mengherankan' di lapangan. Dari sanalah kami jadi tau bahwa informasi tentang KB yang berseliweran dimasyarakat kadang kala belum benar dibenak mereka. Inilah sebenarnya tugas kami sebagai PLKB/PKB agar membenarkan apa yang salah selama ini dimasyarakat. Ketika masyarakat sudah TAU sesuatu yang benar tentang KB, maka mereka akan MAU ikut ber-KB dan tugas kami jua lah agar mereka MAMPU memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan mereka.

Sayangnya, kontrasepsi atau umumnya masyarakat kenal dengan KB memang masih menjadi bahasan 'tabu' bagi beberapa kawasan Indonesia. Sebagian orang menilai KB masih sesuatu yang haram bila bicara dalam aspek agama Islam. Pepatah banyak anak banyak rezeki masih kuat pula mengakar dibenak kalangan masyarakat.

Well aku bukanlah seseorang yang ahli dalam beragama. Ilmuku masih cetek tanpa latar belakang agama yang mumpuni.
Tapi seperti nasehat Sayyidina Ali bin Abi Thalib "Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan" 

Jadi sedikit ilmu yang kudapat ini akan kusampaikan kepada sahabat. Bila apa yang aku sampaikan benar maka sebarkanlah, bila salah koreksilah :)

Akur?


KB Menurut Pandangan Islam

Berikut adalah KB menurut pandangan Islam yang dinilai dari berbagai aspek :

1. KB Adalah Merencanakan Bukan Meniadakan 

Hal pertama yang masih banyak orang keliru memahaminya adalah pandangan bahwa KB merupakan cara menstop/menghindari/meniadakan kemungkinan memiliki keturunan, cara agar kita tak punya anak lagi. Ini yang pertama harus kita luruskan. KB tak seperti itu, KB adalah tentang perencanaan dengan melihat berbagai aspek bagaimana kita membangun sebuah keluarga. Bila diluar negeri, KB dikenal dengan istilah Family Planning.



Bila dalam hal simpel saja, seperti membuat acara ulang tahun, travelling, bikin acara organisasi etc, hal-hal remeh itu saja kita perlu perencanaan, maka membangun sebuah keluarga tentu saja harus direncanakan. Perencanaan sebuah keluarga dalam hal ini Islam membolehkannya, malah harus agar keluarga yang sakinah mawaddah warahmah bisa terwujud.

2. KB Berdasarkan Aspek Kesehatan 

Yang kedua adalah aspek kesehatan. Masih banyak yang mengindahkan aspek ini. Sebagai contoh, akhir-akhir operasi cesar marak dikalangan masyarakat. Bagi ibu yang memilih metode operasi cesar untuk melahirkan maka setelah operasi sangat berbahaya bila langsung hamil lagi. Perlu 18-24 bulan istirahat menyembuhkan luka cesar sebelum terjadi kehamilan selanjutnya (referensi). Nah bayangin, gimana caranya si suami menjaga agar sang istri ga hamil selama kurang lebih 2 tahun?
KB hadir sebagai solusi dan dalam aspek ini, KB diperbolehkan dalam Islam.


Adapula kasus dimana seorang wanita telah berumur 35 tahun keatas. Hamil dalam hal ini sangat berbahaya karena bisa meningkatkan resiko kematian bagi ibu dan anak yang terlahir dalam kondisi BBLR (referensi) atau anak yang terlahir kemungkinan mengidap Down Syndrome menjadi meningkat (referensi). Untuk menghindari risiko bahaya, maka disarankan seorang ibu yang telah berusia 35 tahun ke atas untuk mencukupkan jumlah anaknya. Dari sini sudah jelas, KB diperbolehkan.

3. KB Dari Aspek Psikologis 

Anak adalah karunia. Titipan yang harus kita jaga sebaik mungkin, kita didik agar menjadi pribadi yang kuat, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Disini peran orangtua memegang total. Karena tanpa pendidikan yang benar dan paripurna, pribadi anak cenderung labil. Beberapa penelitian membuktikan bahwa anak secara psikologis akan tumbuh secara baik apabila jarak antar anak sekitar 5 tahun (referensi). Jarak antar anak menjadi sangat penting guna perkembangan psikologis dan emosional yang baik bagi si buah hati. Bukan merendahkan atau menyangsikan bagi yang punya anak-anak dengan jarak umur kurang atau lebih dari 5 tahun, akan tetapi ada pertimbangan tersendiri agar tumbuh kembang anak bisa maksimal.


Dibawah ini adalah bayangan aku dalam membina keluargaku kelak. Semoga bisa sedikit membuka wawasan bagi sahabat-sahabat semua.

Kelak ketika aku mempunyai anak, aku dan istriku akan mendidiknya dengan serius, telaten dan semaksimal mungkin, mengajarkan ia sholat dan ngaji sedari dini, mengajarkannya tentang kedisiplinan, serta pendidikan lainnya sehingga dia mempunyai psikologis dan emosional yang baik dan stabil. Ketika anak pertama kami berumur 5 tahun, kami akan memiliki anak lagi. Ketika anak kedua kami berumur 5 tahun berarti otomatis anak pertama telah berumur 10 tahun. Saat umur mereka segitu lah saat-saat penting dalam perkembangan hubungan emosional persaudaraan mereka. Si sulung telah siap menjadi kakak. Dia akan senantiasa menjaga adiknya, memperlakukannya dengan bijak, mengajarkan dia membaca, mengawasi dan bersama-sama bermain dengan adiknya, mengajak si adik sholat berjamaah, mengajarkannya hapalan-hapalan doa dan surah pendek. Tanpa perlu kami, tanpa kami suruh, si sulung lah yang akan menjadi 'mentor' adiknya.
Terdengar indah bukan?

Hal itu tidak akan terjadi apabila kami tidak merencanakannya. Disinilah peran KB sangat nyata dan disinilah pemakaian KB dibolehkan dalam Islam.

4. Pendapat Ulama Tentang KB 

Telah disepakati oleh para ulama bahwa dalam Islam dibolehkan KB dengan berbagai kondisi, yaitu dikarenakan pertimbangan ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Menjadi dosa bagi mereka jikalau anak yang dilahirkan tidak terurus masa depannya, karena orang tua tidak sanggup menyanggupi biaya hidup, kesehatan dan pendidikan yang menjadi hak dasar anak kepada orang tuanya.

Hal ini berdasarkan pada sebuah ayat Al-Qur'an yang berbunyi :


وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْتَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللهَ وَلْيَقُولُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا

"Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar." (QS. An-Nisa : 9)

Ayat ini menerangkan bahwa kelemahan ekonomi, kurang stabilnya kondisi kesehatan dan gizi anak akibat kekurangan makanan yang bernutrisi baik, menjadi tanggung jawab orangtuanya. Maka disinilah peranan KB untuk membantu orang-orang yang tidak dapat menyanggupi hal tersebut dengan merencanakan sebuah keluarga (Family Planning). Jangan sampai anak-anak  yang kita lahirkan menjadi generasi lemah dan menjadi beban di masyarakat (referensi).

Dalam ayat lain disebutkan pula :

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama 2 tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya." (TQS. Al-Baqarah : 233)

Ayat ini menerangkan bahwa anak harus disusukan selama 2 tahun penuh (ingat 1000 Hari Pertama Kehidupan?). Jadi kita harus sedemikian rupa berusaha agar kewajiban si ibu kepada sang buah hati bisa terpenuhi. Dan menyusui sambil hamil lagi? Bisa sih bisa, tapi sangat melelahkan bagi si ibu bahkan bila ada indikasi kelelahan maka pemberian ASI harus dihentikan (referensi).

5. Metode Kontrasepsi Telah Ada Sejak Zaman Nabi Muhammad SAW 

Eh bentar... serius?

Hehe mukanya jangan syok kayak gitu donk :D
Iya betul ini serius. Kontrasepsi udah ada ketika Muhammad SAW diutus menjadi rasul. Memang kita takkan menemukan ayat yang berbunyi "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu dua anak" atau sabda beliau yang berbunyi "Telah dihalalkan implan dan IUD untuk istri-istrimu"

Ga bakal nemu, ga bakal ada.

Karena apa-apa yang berhubungan dengan KB seperti implan, IUD dan yang lainnya adalah istilah dan metode modern yang muncul akibat perkembangan zaman. Tapi secara konsep, kontrasepsi sudah ada sejak zaman nabi dan itu dibolehkan pula oleh beliau. Berikut bunyi haditsnya :

"Kami pernah melakukan 'azl di masa Rasulullah SAW, sedangkan Al-Qur'an (ketika itu) masih selalu turun." (HR. Bukhari-Muslim)

Di hadits yang lain ada pula yang menyinggung 'azl dengan redaksi berbeda, yaitu :

"Kami pernah melakukan 'azl (yang ketika itu) Nabi mengetahuinya, tetapi ia tak pernah melarang kami." (HR. Muslim)

Nah 'azl itu apa?
Tidak lain adalah bahasa arab untuk istilah senggama terputus (coitus interruptus).
Para sahabat di zaman itu telah diberi pengetahuan bahwa seorang anak lahir dari setetes air mani (baca QS. Al Fathir : 11), sehingga para sahabat sangat mengetahui apabila mereka melakukan 'azl maka kehamilan sangat mungkin tidak terjadi.
Jadi, bukankah ini dalil bahwa KB memang dibolehkan dalam Islam?

6. KB Menjadi Haram Apabila.... 

KB itu kayak pisau. Pisau dipakai buat bedah operasi maka penggunaannya menjadi halal. Dipakai buat membunuh? Ya haram. Padahal sama-sama melukai lho tapi dengan tujuan dan niat yang berbeda kan? Jadi bukan pisaunya yang jadi haram tapi penggunaan pisaunya yang haram.

KB gitu juga. Klo dipakai dengan tujuan agar si suami tidak meninggalkan "jejak" ketika "jajan" diluar rumah ya tentu saja KB menjadi haram. Atau alasan lain seperti penggunaannya dipakai gara-gara ga pengen punya anak karena ga mau ngurusnya, ya klo ini mah udah pasti jatuhnya ke haram juga.

Kita kembali ke poin pertama, kontrasepsi atau KB adalah merencanakan. Merencanakan berapa jarak umur antara anak pertama dengan yang kedua, untuk menjaga jarak umur tersebut maka diperlukan kontrasepsi agar kehamilan bisa ditunda sesuai keinginan, dengan tujuan akhirnya berupa terwujudnya keluarga bahagia sejahtera. Metode kontrasepsi pun ada banyak, variannya bahkan jauh lebih banyak di luar negeri. Ada lho koyo yang bila ditempelkan di paha bisa bikin ga hamil-hamil. Ajib kan?

Nah sedangkan di Indonesia variannya masih sedikit. Kontrasepsi paling umum dipakai masyarakat seperti pil, suntik dan kondom telah mendapatkan label halal berdasarkan fatwa hukum dari ulama dan cendekiawan muslim di Indonesia. Untuk yang jangka panjang seperti IUD dan Implan juga telah diperbolehkan, begitu pula dengan MOP/MOW (referensi).

Walaupun begitu masih ada pro kontra untuk kontrasepsi yang sifatnya "membunuh" sperma seperti spermatisid contohnya. Tapi untuk kontrasepsi yang ditanggung biayanya oleh BKKBN alias gratis, semuanya telah dijamin aman.

Nah sekian "ceramah" dari aku. Ga bisa dibilang ceramah juga sih karena aku cuma menyampaikan dari apa yang telah ku pelajari selama ini.

Daaaaannn kolom komentar selalu terbuka untuk diskusi sehat dan pertanyaan dari kalian :)

Sekian, semoga bermanfaat...
Wassalam...


*sumber tertera

Monday, April 11, 2016

Dad - A Daughter's First Love


Ayah...

Air mataku tak berhenti menetes sejak kata pertama kutulis surat ini untukmu. Bukan karena aku merasa sedih atau tak bahagia, tapi sebaliknya. I am luckiest girl in the world, karena aku memiliki Ayah juara satu di seluruh dunia.

Satu tahun lalu saat aku pulang ke rumah, dengan semangat engkau mengajakku makan ke warung soto langganan Ayah. Aku tahu, Ayah sudah lama menanti kepulanganku dan menunjukkan hal-hal yang selama ini aku lewatkan.

Ditemani dengan semilir angin, kita bertukar banyak cerita. Ayah mendengar dengan seksama celotehanku tentang pekerjaan dan juga kehidupanku sehari-hari di perantauan. Sampai akhirnya, aku memberanikan diri untuk menyampaikan sesuatu.


“Yah, pacarku mau melamarku. Boleh Yah?” Tanyaku.

Engkau tersenyum dan menjawab dengan gembira.

“Tentu saja! Apapun yang membuatmu bahagia, selama kamu sudah siap, lakukanlah…Kapan mereka mau datang ke rumah?”

Begitulah, Ayah tak banyak bertanya, dan aku baru tahu apa sebabnya. Selama ini Ayah mencari tahu, dengan siapa aku membangun kisah cinta. Namun engkau tak pernah bertanya langsung padaku, takut aku berpikir bahwa engkau ikut campur dalam masalah pribadi hidupku.

Nggak, Yah. Ayah nggak pernah ikut campur dalam hidupku. Apapun yang terjadi padaku, Ayah berhak tahu. Lain kali, bertanyalah, Yah…Aku akan menjawab dengan senang hati.


Kemudian, Ayah dan Ibulah di rumah yang repot mempersiapkan ini itu. Dengan raut wajah gembira, Ayah menyebarkan undangan pernikahanku pada teman-teman dan keluarga. Lalu tibalah saatnya, aku terdiam dan menangis tersedu saat Ayah mengatakan hal ini.

"Kamu sudah dewasa, sudah mau menikah. Jaga diri ya, Ayah tahu kamu orangnya kuat dan pemberani. Belajar mengalah ya?. Kalau ada apa-apa, telpon Ayah. Ayah tahu dia laki-laki baik. Semoga dia bisa menjagamu jauh lebih baik daripada yang Ayah lakukan selama ini. Minta maaf kalau Ayah dan Ibu ada salah dalam mendidik dan membesarkanmu selama ini"

Ayah…aku adalah orang yang paling sering membantahmu tapi Ayah nggak pernah marah. Aku adalah anak yang paling nggak bisa diatur, tapi Ayah nggak pernah mengekangku. Aku adalah anak yang semaunya sendiri, dan Ayah selalu mengalah, dan menurut.

Maaf ya Ayah…maaf kalau selama ini aku bagai batu yang selalu membenturmu. Nada khawatir dan berat saat Ayah mengatakan hal-hal di atas, membuatku sadar bahwa Ayah sebenarnya masih ingin gadis kecil ini tinggal lebih lama di rumah, menemani Ayah main tenis atau bersepeda keliling pantai.


Yah, aku janji. Aku nggak akan malu-maluin Ayah. I will be the best! Dia akan menjagaku, tapi aku yakin nggak ada laki-laki di dunia ini yang bisa menyayangiku sebesar dan setulus yang Ayah lakukan. You are my first love, dad. Forever.

Terimakasih untuk segalanya, Yah.

Terimakasih sudah mengantarku ke pelaminan, safe and sound.

Terimakasih telah membuatku jadi wanita yang pantas untuk laki-laki baik yang kini jadi suamiku.

What i’ve done today, because of you. 

Memang sekarang aku sudah memiliki keluarga sendiri, dan suatu saat akan jadi Ibu. But i will be your little girl as always, Dad.

Ayah, wait me to come home. Nanti kita bersepeda lagi, mampir beli soto dan bercanda kembali. Terimakasih untuk keikhlasannya melepasku memulai hidup baru. Pelajaran hidup paling berharga, adalah sikap Ayah yang begitu bijaksana terhadapku.

Family is not a thing, it’s everything

 Sumber

Thursday, April 7, 2016

7th April - Hari Kesehatan Internasional


Hari Kesehatan Dunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 7 April dan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada tahun 1948, Organisasi Kesehatan Dunia mengadakan Majelis Kesehatan Dunia Pertama. Majelis ini memutuskan merayakan Hari Kesehatan Dunia pada tanggal 7 April setiap tahunnya mulai 1950. Hari Kesehatan Dunia diselenggarakan untuk memperingati pendirian WHO dan dipandang sebagai kesempatan menarik perhatian dunia untuk menyadari masalah-masalah besar kesehatan global setiap tahunnya. WHO menyelenggarakan acara di tingkat internasional, regional, dan lokal pada hari ini tergantung temanya. Sumber daya yang disediakan cukup hingga beberapa hari setelah 7 April, tanggal yang ditetapkan untuk merayakan Hari Kesehatan Dunia.

Tetap sehat guys...
Karena sehat adalah salah satu modal terpenting kita dalam menjalani kehidupan...

Tuesday, April 5, 2016

Jenis-Jenis Kontrasepsi dan Kegunaannya (Bag. 2)

Artikel Ini Diperuntukkan Tak Lain Tak Bukan Hanya Sebagai Bahan Edukasi Dalam Rangka Ikut Serta Mewujudkan Salah Satu Poin Pembukaan UUD 1945, yaitu Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.


Ini kelanjutkan dari bagian pertama. Udah baca kan?
Bila bagian pertama adalah jenis-jenis kontrasepsi yang sifatnya jangka pendek, maka yang kedua ini membahas semua jenis KB yang jangka waktunya panjang atau biasa kami sebut dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Apa aja yang termasuk MKJP?
So cekidot...

6. Implan


Boleh dibilang ini adalah MKJP favorit emak-emak karena memang peminatnya banyak. Di masyarakat umum sih lebih dikenal dengan nama susuk

Implan adalah salah satu metode kontrasepsi dengan memasukkan kapsul silastic silicon (polidemetsilixane) di bawah kulit bagian lengan kiri atas namun jika pemakai kidal, pada lengan kanan. Hal ini agar tidak mengganggu kegiatan sehari-hari. Mengandung hormon progesteron dengan masa kerja panjang dan dosis rendah.

Salah satu pertanyaan yang sering terlontar dari ibu-ibu adalah, apakah masih aman apabila pemakainya bekerja keras seperti bertani atau mengangkat barang berat/karung?

Jawabannya tentu saja aman, karena apabila implan dipasang secara benar oleh dokter atau bidan terlatih maka implan akan terpasang di bawah kulit sehingga aktivitas berat tidak akan mempengaruhi letaknya.


7. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim



Kita singkat saja dengan AKDR. Nama kerennya adalah IUD (intra uterine device). Jadi yang dimaksud dengan AKDR/IUD adalah adalah alat kecil berbahan plastik lentur yang dimasukkan ke dalam rongga rahim sehingga menimbulkan reaksi yang dapat mencegah bersarangnya sel telur yang telah dibuahi didalam rahim.
Ini adalah KB non hormonal jadi efek sampingnya juga amat minim bila tidak disebut nihil.

Jenis dari AKDR/IUD sendiri cukup banyak, sekarang sih lebih kepada yang jenisnya Copper T. Tapi selain itu banyak juga sih bentuknya, klo Copper T tadi bentuknya kayak huruf T, maka ada juga yang bentuknya huruf S, angka 7 bahkan ada yang berbentuk sepatu kuda. Bentuknya aja lho yang mirip, ga mungkin seukuran sepatu kuda dimasukkan ke rahim --'

8. Kontrasepsi Mantap 




Kenapa disebut kontrasepsi mantap (kontap)? Karena memang jenis kontrasepsi ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang benar-benar mantap niatnya, benar-benar yakin bahwa mereka sudah cukup jumlah anaknya dan tidak punya keinginan lagi untuk menambah anak.

Yups kontap adalah metode sterilisasi. Ada 2 macam dari metode kontrasepsi ini, untuk laki-laki adalah vasektomi atau Medis Operasi Pria (MOP) dan untuk wanita adalah tubektomi atau Medis Operasi Wanita (MOW).

MOP dilakukan dengan cara memotong atau mengikat saluran sperma (vas deferens) melalui pembedahan minor sedangkan MOP adalah tindakan penutupan kedua saluran telur kanan dan kiri (tuba fallopi) dengan cara mengokulasinya (mengikat, memotong atau dengan memasang cincin).

Kedua macam metode kontrasepsi ini aman tanpa efek samping apabila si akseptor memenuhi syarat. Syaratnya sih lumayan banyak seperti umur diatas 35 tahun, mempunyai anak lebih dari 3, tidak menderita kencing manis, anemia berat, gangguan pembekuan darah, dll. Syarat yang banyak ini sekaligus juga sebagai filter agar siapapun yang berminat melakukan kontrasepsi ini sudah yakin dan merasa cukup dengan jumlah anaknya.

Soalnya bisa gawat bro klo setelah di sterilkan tiba-tiba pengen punya anak lagi. Memang sih setelah disterilkan masih bisa dikembalikan kesuburannya. Rekanalisasi istilahnya. Tapi itu ga gratis karena harus operasi lagi. Dan kalian tau berapa biaya rekanalisasi?

Rp. 150.000.000 (jreng... jreng... jreng...)
Duit semua itu.

So yakin-yakinlah dengan pilihan ini.

------------------

Sekian dari aku.
Semoga pembahasan singkat dan kadang ngaco ini bisa menambah wawasan kita semua.

Terima kasih sudah membaca :)
Oh ya, kolom komentar selalu terbuka bagi sahabat-sahabat yang pengen nanya atau konsultasi.
Tenang... tenang, gratis koq :v

Wassalam