Wednesday, August 26, 2015

Macam-Macam Sabar



Sabar itu ada batasnya, begitu kata orang-orang sekitar...
Padahal menurut aku pribadi, bukan sabar namanya bila ada batas.
Yang sering kita lupakan bahwasanya dunia ini bukanlah tempat peristirahatan, bukan rumah, akan tetapi sebuah "ladang" dimana kita diuji sebelum kita dinilai apakah pantas memasuki surga-Nya atau malah gagal dan ditempatkan di neraka-Nya.
Sahabat, ingatlah bila Allah SWT mencintai umat-Nya maka Dia akan mengujinya. Bila kita sabar menghadapinya maka kita akan dimasukkan kedalam golongan orang-orang yang mulia (mujtaba). Bukankah kita semua ingin masuk dalam golongan tersebut? Lalu mengapa kita harus membatasi sabar?

Sabar sendiri ada tiga macam, yaitu sabar dalam ketaatan, sabar dalam menjauhi maksiat dan sabar dalam menghadapi takdir. Sabar secara bahasa berarti al habsu yaitu menahan diri. Sedangkan secara syar’i, sabar adalah menahan diri dalam tiga perkara : (1) ketaatan kepada Allah, (2) hal-hal yang diharamkan, (3) takdir Allah yang dirasa pahit (musibah). Inilah tiga bentuk sabar yang biasa yang dipaparkan oleh para ulama.
Dibawah ini akan kita coba bahas masing-masing dari tiga bentuk sabar tersebut :

1. Sabar dalam Ketaatan


Sabar dalam ketaatan kepada Allah yaitu seseorang bersabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah. Dan perlu diketahui bahwa ketaatan itu adalah berat dan menyulitkan bagi jiwa seseorang. Terkadang pula melakukan ketaatan itu berat bagi badan, merasa malas dan lelah (capek). Juga dalam melakukan ketaatan akan terasa berat bagi harta seperti dalam masalah zakat dan haji. Intinya, namanya ketaatan itu terdapat rasa berat dalam jiwa dan badan sehingga butuh adanya kesabaran dan dipaksakan.

Allah Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imron : 200).

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin dalam Syarh Riyadhus Sholihin ketika menjelaskan ayat di atas, beliau rahimahullah mengatakan, ”(Dalam ayat ini) Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang mukmin sesuai dengan konsekuensi dan besarnya keimanannya dengan 4 hal yaitu: shobiru, shoobiru, robithu, dan bertakwalah pada Allah.
Shobiru berarti menahan diri dari maksiat. Shoobiruu berarti menahan diri dalam melakukan ketaatan. Roobithu adalah banyak melakukan kebaikan dan mengikutkannya lagi dengan kebaikan. Sedangkan takwa mencakup semua hal tadi.”

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan pula bahwa dalam melakukan ketaatan itu butuh kesabaran yang terus menerus dijaga karena :

(1) Ketaatan itu akan membebani seseorang dan mewajibkan sesuatu pada jiwanya,
(2) Ketaatan itu terasa berat bagi jiwa, karena ketaatan itu hampir sama dengan meninggalkan maksiat yaitu terasa berat bagi jiwa yang selalu memerintahkan pada keburukan.

2. Sabar dalam Menjauhi Maksiat 


Ingatlah bahwa jiwa seseorang biasa memerintahkan dan mengajak kepada kejelekan, maka hendaklah seseorang menahan diri dari perbuatan-perbuatan haram seperti berdusta, menipu dalam muamalah, makan harta dengan cara bathil dengan riba dan semacamnya, berzina, minum minuman keras, mencuri dan berbagai macam bentuk maksiat lainnya.

Ini mungkin sulit karena seringkali yang mengajak kita dalam kemaksiatan adalah orang-orang yang kita kenal ataupula karena kondisi lingkungan dan peraturan yang memaksa kita untuk memakan riba, berzina walau itu hanya zina mata, dan lain sebagainya. Oleh karenanya seseorang harus menahan diri dari hal-hal semacam ini sampai dia tidak lagi mengerjakannya dan ini tentu saja membutuhkan pemaksaan diri dan menahan diri dari hawa nafsu yang mencekam.

3. Sabar Menghadapi Takdir yang Pahit


Takdir Allah SWT itu ada dua macam, ada yang menyenangkan dan ada yang terasa pahit. Untuk takdir Allah yang menyenangkan, maka seseorang hendaknya bersyukur. Dan syukur termasuk dalam melakukan ketaatan sehingga butuh juga pada kesabaran dan hal ini termasuk dalam sabar bentuk pertama di atas. Sedangkan takdir Allah yang dirasa pahit misalnya seseorang mendapat musibah pada badannya atau kehilangan harta atau kehilangan salah seorang kerabat, maka ini semua butuh pada kesabaran dan pemaksaan diri. Dalam menghadapi hal semacam ini, hendaklah seseorang sabar dengan menahan dirinya jangan sampai menampakkan kegelisahan pada lisannya, hatinya, atau anggota badan.

Dari Abu Yahya, yaitu Shuhaib bin Sinan Ra., Rasulullah SAW bersabda : "Amat mengherankan sekali keadaan orang mu'min itu, sesungguhnya semua keadaannya itu adalah merupakan kebaikan baginya dan kebaikan yang sedemikian itu tidak akan mendapatkan kelapangan hidup, iapun bersyukur, maka hal itu adalah kebaikan baginya, sedang apabila ia ditimpa kesukaran - yakni yang merupakan bencana - iapun bersabar dan hal inipun adalah merupakan kebaikan baginya." (HR. Muslim)

Seorang muslim ketika dia ditimpa bencana dan dia tetap bersabar akan itu, maka sungguh itu suatu kebaikan baginya karena sebagaimana firman Allah SWT :

إِلا الَّذِينَ صَبَرُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ

“Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.”  (Qs. Hud: 11)

Demikian apa yang bisa ku bagikan kepada sahabat-sahabat kali ini. Sungguh sebagai hamba yang lemah ini, sabar merupakan sesuatu yang sulit bagi pribadi ini. Tapi semoga kita dimudahkan, dibesarkan hati kita dan dimuliakan diri kita yang bisa bersabar terhadap apa yang kita hadapi kedepannya.

Wassalam...

-------------------------------------------------------------

Sumber

Tuesday, August 25, 2015

Jangan Lupa Pujilah Istri


Salah satu yang dilupakan dalam hubungan suami istri adalah saling memuji satu dan lainnya. Istri lupa memuji suami dan suami lupa memuji istrinya. Padahal pujian harusnya menjadi sesuatu yang spesial dan lebih sering dilakukan karena pujian seperti ini bisa membangkitkan hubungan yang mungkin sedang redup.
Pujian pada istri adalah bagian dari berbuat ma'ruf yang diperintahkan dalam ayat :


وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

Dan bergaullah dengan mereka (istri-istri kalian) dengan baik.” (QS. An Nisa’: 19).

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ

Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.” (QS. Al Baqarah: 228).

Pujian pada istri tanda baiknya seorang suami padanya. Apalagi melihat perjuangan istri di rumah dengan mendidik anak dan mengurus berbagai urusan rumah tangga seperti mencuci, memasak dan memperhatikan kebutuhan suami. Memang bagi suami yang telah seharian bekerja, maka ketika sampai kerumah, yang ada dipikirannya adalah istirahat. Akan tetapi rasa lelah bukanlah alasan untuk tidak memerhatikan istri yang telah setia menunggu dirumah dengan pujian yang baik.

Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى

Sebaik-baik kalian adalah yang berbuat baik kepada keluarganya. Sedangkan aku adalah orang yang paling berbuat baik pada keluargaku” (HR. Tirmidzi no. 3895, Ibnu Majah no. 1977, Ad Darimi 2: 212, Ibnu Hibban 9: 484. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata mengenai surat An Nisa’ ayat 19 di atas, “Berkatalah yang baik kepada istri kalian, perbaguslah amalan dan tingkah laku kalian kepada istri. Berbuat baiklah sebagai engkau suka jika istri kalian bertingkah laku demikian.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3: 400)

Berbuat ma’ruf adalah kalimat yang sifatnya umum, tercakup di dalamnya seluruh hak istri.
Lihatlah contoh Nabi kita, beliau memanggil ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, sang istri tercinta dengan panggilan Humaira, artinya wahai yang pipinya kemerah-merahan. Karena putihnya kulit ‘Aisyah, jadi pipinya biasa nampak kemerah-merahan.

Dari ‘Aisyah, ia berkata :

دَخَلَ الحَبَشَةُ المسْجِدَ يَلْعَبُوْنَ فَقَالَ لِي يَا حُمَيْرَاء أَتُحِبِّيْنَ أَنْ تَنْظُرِي

Orang-orang Habasyah (Ethiopia) pernah masuk ke dalam masjid untuk bermain, lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanggilku, “Wahai Humaira (artinya: yang pipinya kemerah-merahan), apakah engkau ingin melihat mereka?” (HR. An Nasai dalam Al Kubro 5: 307).

Lihatlah bagaimana panggilan sayang tetap melekat pada suri tauladan kita yang mulia, Rasulullah SAW. Jadi bukan kata-kata jelek atau merendahkan yang keluar dari mulut seorang suami.

Dari Mu’awiyah Al Qusyairi radhiyallahu ‘anhu, ia bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai kewajiban suami pada istri, lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
 

أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ – أَوِ اكْتَسَبْتَ – وَلاَ تَضْرِبِ الْوَجْهَ وَلاَ تُقَبِّحْ وَلاَ تَهْجُرْ إِلاَّ فِى الْبَيْتِ

Engkau memberinya makan sebagaimana engkau makan. Engkau memberinya pakaian sebagaimana engkau berpakaian -atau engkau usahakan-, dan engkau tidak memukul istrimu di wajahnya, dan engkau tidak menjelek-jelekkannya serta tidak memboikotnya (dalam rangka nasehat) selain di rumah” (HR. Abu Daud no. 2142. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

Pujian dari suami pada istrinya tidak butuh biaya atau ongkos mahal. Yang dibutuhkan adalah ketulusan dan rasa cinta pada pasangan. Memberi pujian dapat diungkapkan dengan kalimat-kalimat ringan, seperti: “Masakan Sayang hari ini luar biasa, loh!

Masa dengan pekerjaan istri yang begitu berat di rumah tidak ada satu pun pujian dari suami yang disematkan untuknya, walau dengan memuji masakan, sifat rajin, atau penampilan cantinya.

Ingatlah bahwa pujian sangat signifikan berpengaruh terhadap perasaan pasangan, khususnya bagi istri yang akan merasa dihargai, dipercayai dan dihormati oleh suaminya. Tanpa pujian atau perhatian, mungkin yang ada hanya kecenderungan untuk saling mencela dan merendahkan pasangan.

Semoga dengan kata pujian yang tulus dari hati semakin merekatkan hubungan mesra yang ada.

Wallahu waliyyut taufiq.


-------------------------------------------------------------------------------------

Sumber

Monday, August 24, 2015

Jika Mampu Melakukan Sebagian, Jangan Tinggalkan Seluruhnya


Jika kita tidak mampu mengerjakan sebagian, tetap jangan tinggalkan seluruhnya.
Jangan sampai apa yang sulit bagi kita mengerjakan suatu amalan karena ada uzur, membuat kita meninggalkan seluruhnya. Islam adalah agama yang mudah dan tidak mempersulit bagi umatnya.

Ini kaedah fikih sebagaimana yang dikatakan oleh Syaikh As Sa’di sebagai berikut :


يجب فعل المأمور به كله فإن قدر على بعضه وعجز عن باقيه فعل ما قدر عليه

“Wajib melakukan yang diperintahkan seluruhnya. Jika mampu melakukan sebagiannya dan sebagiannya tidak mampu, yang mampu tersebut tetap dikerjakan.”

Ulama lain membuat kaedah untuk hal ini :

ما لا يدرك كله لا يترك كله

“Jika tidak didapati seluruhnya, jangan tinggalkan seluruhnya (yang mampu dikerjakan).”

Atau sebagaimana kata Syaikh As Sa’di dalam syair kaedah fikihnya :


ويفعل البعض من المأمور
إن شق فعل سائر المأمور

Sebagian perintah yang mampu dikerjakan tetap dikerjakan
Itu dilakukan saat tidak mampu mengerjakan seluruhnya
Dalil dari kaedah di atas, Allah Ta’ala berfirman :


فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

Bertakwalah pada Allah semampu kalian.” (QS. At Taghabun: 16).

Dalam hadits shahihain disebutkan :


وَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ

Jika kalian diperintah suatu perkara, maka lakukanlah semampu kalian.” 
(HR. Bukhari no. 7288 dan Muslim no. 1337)

Maka tetaplah shalat sesuai dengan rukun shalat yang mampu dikerjakan atau sebagian syarat yang mampu dikerjakan kala tidak mampu mengerjakan sebagiannya. Yang mampu dikerjakan, itulah yang dikerjakan. Yang gugur adalah yang tidak mampu dikerjakan. Contoh semisal ini banyak sekali.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin menerangkan kaedah tersebut bahwa perintah wajib, wajib untuk dilakukan sesuai kemampuan. Yang gugur adalah yang tidak mampu dikerjakan. Namun yang tidak mampu dikerjakan ini jika memiliki pengganti, maka pengganti inilah yang dikerjakan.

Misalnya:
  • Berwudhu, ketika cukup untuk sebagian anggota wudhu, maka wudhu tetap dilakukan. Sisanya beralih pada tayamum. Karena untuk sebagian anggota tubuh bisa menggunakan air, maka ketika itu tetap menggunakan air. Sedangkan untuk anggota wudhu lainnya, beralih pada tayamum.
  • Mandi junub pun demikian. Jika tidak mampu membasuh seluruh badan dengan air karena jumlah air yang terbatas, maka sisanya dengan tayamum.
  • Dalam shalat pun demikian, jika tidak mampu shalat berdiri, berarti shalat dalam keadaan yang dimampu.
Jika suatu ibadah tidak punya badal (pengganti), maka secara total tidak dilakukan. Misalnya, ada yang membunuh orang lain karena khotho’ (keliru, tidak sengaja) sehingga punya kewajiban kafarah, yaitu membebaskan satu orang budak. Jika tidak mampu, maka beralih pada puasa dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu untuk yang terakhir, maka jadi gugur kewajiban kafarah.

Pembagian dari Syaikh Sa’ad bin Nashir Asy Syatsri, perintah itu dibagi tiga :

1. Perintah yang jika tidak mampu dikerjakan seluruhnya, maka kerjakan sebagian yang mampu dilakukan. Misalnya, jika mampu mengeluarkan zakat yang wajib seluruhnya saat ini, maka dikeluarkan sebagiannya dahulu. Misalnya pula, jika tidak mampu shalat sambal berdiri, maka rukun lainnya tetap dilakukan, tanpa menggugurkan seluruhnya.
Untuk yang pertama ini masuk dalam kaedah, jika tidak bisa mengerjakan seluruhnya, jangan ditinggalkan sebagiannya.

2. Ada perintah yang jika tidak mampu dilakukan sebagiannya, maka gugur seluruhnya. Misalnya, jika seseorang tidak mampu berpuasa sehari penuh, maka gugur kewajiban puasa satu hari penuh. Walaupun ketika itu ia mampu mengerjakan sebagian hari puasa. Misalnya pula, jika seseorang punya kewajiban kafarah untuk memerdekakan seorang budak, lalu ia hanya mampu tunaikan sebagiannya, maka jadi gugur seluruhnya. Yang seperti ini para ulama sebut dalam kaedah,

ما لا يتبعض فاختيار بغضه كاختيار كله وسقوط بعضه كسقوط كله

“Sesuatu yang tidak bisa terpisah-pisah, maka memilih sebagiannya, sama saja dengan memilih seluruhnya, juga menggugurkan sebagiannya sama saja dengan menggugurkan seluruhnya.”

Kalau bagian pertama seperti yang dicontohkan dalam pembayaran zakat, itu satu kesatuan yang bisa dipisah-pisah. Namun untuk bagian kedua ini tidak bisa dipisah satu dan lainnya.

3. Ada perintah yang tidak dibingungkan bisa masuk pada bagian pertama ataukah bagian kedua. Misalnya mandi dan wudhu. Untuk mandi, menurut pendapat terkuat, antara bagian satu dan lainnya boleh terpisah karena tidak ada kewajiban muwalah (berturut-turut). Sedangkan untuk wudhu, perlu ditinjau ulang.

Semoga jadi ilmu yang bermanfaat.

--------------------------------------------------------------------

Sumber

Sunday, August 23, 2015

The Hole of Beauty - Sinkholes Menakjubkan Dari Penjuru Dunia


Sinkhole atau yang disebut juga Cenote, Swallow Hole atau Doline, adalah lubang pada tanah yang terbentuk akibat amblasnya permukaan tanah. Lubang tanah ini diakibatkan tekanan terhadap permukaan tanah yang terjadi ketika sebuah lapisan bawah tanah melemah dan tak mampu menopang struktur tanah yang ada diatasnya. Kejadiannya ada yang secara berangsur-angsur tapi ada juga yang terjadi secara mendadak.

Lubang ini mempunyai tingkat kedalaman yang bervariasi. Suatu sinkhole bisa saja hanya sedalam satu meter, tapi tak jarang pula ada yang terbentuk sedalam ratusan meter. Bahkan tak jarang sebuah sinkhole yang dalamnya ratusan meter terjadi ditengah pemukiman warga yang membuatnya berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Walaupun kadang bisa menimbulkan bahaya atau merupakan ciri penggunaan air bawah yang terlalu berlebihan, banyak sinkholes yang terbentuk malah menjadi suatu keindahan tersendiri dari alam. Berikut beberapa diantaranya :

1. Great Blue Hole, Belize



Merupakan lubang runtuhan bawah air di lepas pantai Belize. Berpusat didekat pusat karang Lighthouse, sinkhole ini mempunyai luas lebih dari 300 meter dengan kedalaman sekitar 124 meter. Bila kita melihat dari atas maka sinkhole ini terlihat seperti mata ditengah lautan. Oleh UNESCO, Great Blue Hole telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia yang wajib dilindungi.


2. Dean's Blue Hole, Bahama



Terletak di Clarence Town, Bahama, Dean's Blue Hole adalah sinkhole bawah laut terdalam yang pernah ditemukan manusia. Kedalamannya berkisar 200 meter. Walau kalah pamor dibandingkan dengan Blue Hole yang ada di Belize, Dean's Blue Hole bagi sebagian orang mempunyai keindahan panorama bawah air yang lebih indah dan tiada duanya.


3. Sima Humboldt, Venezuela



Membelah hutan Bolivar, sinkhole berbentuk vertikal ini mempunyai ketinggian 314 meter dengan lebar bervariasi antara 352 meter hingga 502 meter. Yang unik dari sinkhole ini adalah proses pembentukannya yang tidak seperti sinkhole pada umumnya. Tidak ada sungai bawah air menunjukkan bahwa lubang ini terbentuk dari hasil erosi alami yang sangat lambat. Hutan dan hewan yang ada dibawah lubang terisolasi sehingga mereka membentuk ekosistem tersendiri.


4. Neversink Pit, Alabama



Ditemukan pada tahun 1998 silam, Neversink Pit merupakan lubang runtuhan dari batu kapur yang bisa kita temukan di Alabama, Amerika Serikat. Lubang berkedalaman 15 meter ini juga merupakan rumah bagi spesies langka tanaman pakis. Yang menakjubkan dari sinkhole ini adalah adanya air yang jatuh kedalam lubang sehingga terlihat seperti air terjun yang mengalir.


5. Iceland Sinkhole, Iceland


Sinkhole ini terdapat didalam gletser (bongkahan es di atas permukaan tanah). Uniknya dengan adanya lubang runtuhan ini membuka akses untuk menuju Jokulsa, sebuah sungai  yang berada 150 meter dibawah permukaan tanah. Sinkhole ini sering digunakan para wisatawan untuk menuju sungai tersebut yang kemudian mereka telusuri dengan kayak. 
 
 
6. Harwood Hole, New Zealand



Harwood Hole terletak dikawasan Taman Nasional Abel Tasman dengan kedalaman mencapai 357 meter dan diameter lubang sejauh 50 meter. Merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Selandia Baru. Bagi wisatawan yang menyukai tantangan pemacu adrenalin, tempat ini sangat cocok untuk disinggahi


7. El Zacaton Cenote, Mexico



Ada beberapa lubang reruntuhan yang menakjubkan dari Meksiko, salah satunya adalah El Zacaton. Yang berbeda dari sinkholes lainnya, El Zacaton berisi air hangat. Selain itu, lubang yang mempunyai kedalaman 319 meter ini dipermukaannya juga didapati "pulau-pulau" kecil yang membuatnya menjadi objek wisata yang unik.


8. Xiaozhai Tiankeng, China



Inilah sinkhole terbesar di dunia. Kedalamannya mencapai 662 meter dan lebar 537 meter. Xiaozhai Tiankeng terbentuk karena terkikisnya permukaan tanah akibat adanya sungai yang mengalir dibawahnya. Dengan besarnya sinkhole ini, membuatnya menjadi habitat bagi berbagai spesies langka seperti macan tutul dan rumah bagi 1.285 jenis tumbuhan unik.


9. Bimmah Sinkhole, Oman



Bimmah terletak di Taman Hawiyat Najm, Oman. Walau hanya sedalam 20 meter dengan lebar 40 meter, karena letaknya yang berada di balik tebing yang gersang, lubang layaknya seperti oasis ditengah padang pasir. Bimmah terkenal karena keindahan airnya yang berwarna biru kehijauan serta menjadi habitat dari sekumpulan ikan kecil yang akan berkumpul bila ada yang mencelupkan kakinya di air.

 
10. Ik-Kil Cenote, Mexico



Ik-Kil Cenote merupakan sinkhole yang terletak di dekat kuil Chichen Itza di Semenajung Yucatan, Meksiko. Dahulunya lubang runtuhan ini merupakan tempat relaksasi dan upacara ritual bagi suku Maya. Oleh pemerintah setempat, sinkhole dengan kedalaman 60 meter ini dibuatkan anak tangga yang memudahkan para wisatawan untuk menuruninya.

-------------------------------------------------------------------------------

Sumber : 1 2 3   

Tuesday, August 18, 2015

Khalifah Umar Ra - Keprihatinan Beliau Akan Kemiskinan Rakyatnya


Dolar naik, BBM naik, bahan sembako ikutan naik, hidup pun semakin sulit...
Indonesia, negara yang kaya sedangkan rakyatnya miskin...
Dimana penguasanya semakin gemuk, sedangkan rakyatnya yang semakin kurus...
Ketidakpedulian, sikap acuh dan keegoisan sudah merajalela
Yang tadinya sifat tersebut hanya ada pada pemimpin korup, sekarang menjangkit sampai ketatanan masyarakat paling bawah...

Kemiskinan makin meluas...
Tapi adakah keprihatinan datang kedalam jiwa kita?

Kita bisa makan enak hari ini..
Tapi adakah kita berpikir ada orang lain yang harus "berpuasa" setiap harinya?

Tanpa sadar kadang kita telah mematikan hati nurani kita ditengah zaman hedonisme ini...
Jiwa kita kelam padahal didekat kita ada pengemis yang untuk makan pagi ini saja tidak bisa...

Kita perlu teladan, kita perlu sosok pemimpin amanah yang bisa kita contoh. Yang bisa melembutkan hati ini. Menjadi harapan bagi rakyatnya.

Dan tersebutlah sosok Khalifah Umar bin Khattab Ra, hadir dalam sejarah dunia sebagai salah satu suri tauladan yang bisa kita ambil pelajaran dari beliau...

-------------------------------------------------------------------------------- 

Saat itu pusat kekhilafahan, kota Madinah, sedang dilanda krisis. Korban banyak berjatuhan dan jumlah orang-orang miskin terus bertambah. Umar Ra selaku khalifah Kaum Muslim saat itu merasa sangat bertanggung jawab terhadap penderitaan yang rakyatnya hadapi. Langsung saja beliau pun memerintahkan kepada para petugas kekhilafahan untuk menyembelih hewan ternak yang kemudian dibagi-bagikan kepada rakyat.

Ketika waktu makan tiba, para petugas memilihkan untuk sang khalifah bagian yang menjadi kegemaran beliau sejak dulu, yaitu bagian punuk dan hati unta. Melihat hidangan yang ada dihadapannya, bukannya senang, Umar Ra malah terkejut.

"Dari mana kalian ambil makanan ini?" Tanya Umar.

Mereka pun langsung menjawab, "Dari salah satu hewan yang baru disembelih hari ini"

"Tidak! Tidak!" Kata Umar Ra seraya menjauhkan hidangan itu dari hadapannya. "Saya akan menjadi pemimpin paling buruk seandainya saya memakan daging lezat ini dan meninggalkan tulang-tulangnya untuk rakyat."

Kemudian Khalifah Umar Ra menyuruh salah seorang sahabatnya, "Angkatlah makanan ini dan ambilkan saya roti dan minyak biasa."

Beberapa saat kemudian makanan yang diminta oleh beliau, dan makanan itupun langsung disantapnya.

Demikian lah kisah yang dipaparkan Khalid Muhammad Khalid dalam bukunya Ar-Rijal Rasul. Perhatian dari seorang pemimpin digambarkan dalam kisah ini. Bagaimana seorang khalifah tidak mau apabila dia memakan apa yang harusnya jadi hak rakyat dan tidak tega bila apa yang masuk dalam perutnya tidak sebaik apa yang rakyatnya dapatkan.

----------------------------------------------------------------------------------

Adapula kisah antara Umar Ra dengan seorang ibu bersama anaknya yang menangis kelaparan. Mungkin banyak dari kita yang sudah sering mendengarnya, tapi izinkan aku menceritakannya kembali : 

Blusukan dewasa ini begitu akrab ditelinga kita. Tapi sesungguhnya kata blusukan tersebut sudah lama dilakukan oleh pemimpin-pemimpin Islam. Tak terkecuali Khalifah Umar bin Khattab Ra. Umar Ra ketika rakyatnya telah tidur di gelapnya malam, beliau berkeliling dan menyelusuri setiap sudut-sudut kota Madinah. Beliau ingin memastikan bahwa rakyatnya bisa istirahat dengan nyenyak dan segala kebutuhannya telah terpenuhi.

Sampai pada satu malam, ketika beliau melakukan rutinitasnya setiap malam, beliau tiba-tiba mendengar suara tangisan anak kecil.

Sebagai pemimpin yang sangat memperhatikan rakyatnya, tentu saja suara tangisan anak kecil ditengahnya malam membuat beliau penasaran. Ada apa gerangan?

Beliau pun mencari asal suara tersebut dan beliau dapati sebuah rumah yang sangat sederhana dimana terdapat seorang ibu dengan anaknya. Si ibu terlihat sedang memasak sedangkan anaknya menangis karena kelaparan.

Umar Ra memperhatikan kejadian itu. Setiap sang anak merengek minta makan, si ibu dengan lemah lembut berkata sabar, makanan sebentar lagi siap. Berulang kali sampai akhirnya anak itu tertidur. Tapi ketika anak itu telah tertidur, masakan yang sedang disiapkan oleh ibu tersebut malah dibuang. 

Umar Ra yang bingung melihat itu langsung bertanya, "Wahai ibu, anakmu menangis kelaparan tapi ketika anakmu tertidur, engkau malah membuang masakanmu, mengapa kau lakukan hal tersebut?"

"Sebenarnya kami saat ini tidak mempunyai makanan. Yang kumasak ini hanyalah air yang ku isi batu. Kulakukan ini agar anakku menunggu sampai dia tertidur dan lupa akan rasa laparnya." Jawab si ibu tersebut.

Mendengar penuturan sang ibu tersebut, Umar Ra langsung menuju Baitulmal. Beliau langsung mengambil sekarung gandum dan memikulnya sendiri membawa gandum tersebut menuju rumah si ibu tadi.

Aslam, ajudan dari Umar Ra tak tega melihat sang khalifah tertatih-tatih membawa karung gandum yang berat tersebut, "Wahai Amirul Mu'minim, biar saya saja yang membawanya."

Umar Ra pun menjawab, "Apakah engkau mau mengantikanku menerima murka Allah SWT akibat kelalaianku membiarkan rakyat kelaparan? Biarkan aku yang memikul karena sesungguhnya ini lebih ringan bagiku dibandingkan siksa Allah SWT di akhirat kelak."

Akhirnya sampailah beliau kerumah ibu tersebut. Beliau pun memasak sendiri gandum tersebut dan meminta sang ibu untuk membangunkan anaknya. Sungguh perasaan lega didalam hati khalifah kita ketika beliau melihat senyum gembira dari sang anak yang akhirnya bisa makan tersebut.

--------------------------------------------------------------------------- 

Ada pula sejarah yang mencatat ketika masa kelaparan mencapai puncaknya di daerah Madinah, Amirul Mu'minun Umar bin Khattab Ra pernah disuguhi remukan roti yang dicampur samin. Saat itu ada seseorang dari suku Badui didekat Umar Ra dan tanpa sungkan, Umar Ra mengajaknya untuk makan bersama. Beliau tidak menyuapkan makanan ke mulutnya sebelum Badui tersebut menyuapkan makanannya terlebih dahulu.

Orang Badui sepertinya sangat menikmati makanan itu. "Tampaknya anda tidak pernah merasakan samin sebelumnya?" Tanya Umar Ra.

"Benar, saya tidak pernah makan dengan samin atau minyak zaitun." Kata Badui itu. "Bahkan saya juga sudah lama tidak menyaksikan orang-orang memakannya sampai sekarang." Lanjutnya.

Mendengar kata-kata orang dari suku Badui tersebut Umar Ra tersadar bahwa masih ada rakyatnya yang kesulitan makan, apa yang mereka makan tidak seenak yang pemimpinnya makan. Umar Ra pun bersumpah tidak akan makan makanan dari lemak lagi sampai semua orang bisa hidup seperti biasa.

"Kalau rakyatku kelaparan, aku ingin menjadi orang pertama yang merasakannya. Kalau rakyatku kenyang, maka aku ingin menjadi orang terakhir yang menikmatinya." Begitulah perkataan beliau yang diabadikan.

Pada kesempatan lain, sang khalifah ini pernag dihadiahi Gubernur Azerbaijan, Uthbah bin Farqad, berupa makanan lezat yang biasanya hanya disajikan untuk kalangan elit saja. Melihat makanan yang sangat mewah tersebut, Umar Ra segera mengembalikannya. Kepada utusan yang mengantarkan makanan tersebut, Umar Ra berpesan, "Kenyangkanlah terlebih dahulu rakyat dengan makanan yang biasa anda makan."

----------------------------------------------------------------------------

Adakah pemimpin seperti Sayyidina Umar bin Khattab Ra di negeri tercinta kita ini?
Ada?
Sudah pasti pasti ada...

Tapi mereka yang tulus bekerja demi rakyatnya kadang tak terliput media...
Mereka yang tulus bekerja takkan gila popularitas apalagi gila jabatan...

Pemimpin seperti beliau bahkan ada disekitar kita...
Tapi mereka kadang tak berjabatan, tak berpangkat...

Tapi baktinya akan rakyat Indonesia tak perlu diragukan lagi...

Mari kita ikuti tauladan yang sudah ditunjukkan oleh Khalifah Umar Ra sambil berdoa semoga negeri tempat kita berdiam ini dianugerahi Allah SWT dengan pemimpin amanah dan lembut hatinya ketika melihat penderitaan rakyatnya...

Aamiin...

------------------------------------------------------------------------

Sumber 

Thursday, August 13, 2015

Fakta Mengejutkan Yang Ada Disekitar Kita



Dunia itu unik. Orang-orangnya unik. Binatangnya unik dan seringkali banyak kejadian unik yang terjadi diseluruh dunia.

Segala keunikan inilah yang membuat semuanya indah dan asyik untuk dicermati walaupun tak heran pula bila kita acap kali menemukan fakta-fakta yang mengejutkan yang ada disekitar kita.

Dan diera digital ini tak harus pula kita jelajahi satu persatu belahan dunia untuk mengetahuinya. Banyak situs-situs ataupun fanspage yang menyediakan fakta mengejutkan dari seluruh dunia. Salah satunya adalah 8fact. Hehe mungkin sudah saatnya peribahasa buku adalah jendela dunia kita ganti dengan internet adalah jendela dunia :D

Berikut ini beberapa fakta-fakta yang ku ambil dari web atau fanspage 8fact tersebut. Semoga semakin membuka cakrawala pengetahuan kita.

Know What U Don't You...

Sisi Gelap Dari Penggunaan Plastik


 
Makanya Klo Minum Ga Perlu Sampe Segalon --'



Antara Setia Dengan Ga Bisa Move On


Buat Penyayang Binatang, Hindari Ini


Info Yang "Maha" Penting


Nah, Ikutin Sunnah Nabi, Tidur Ngadep Kekanan


Entah Cabe-Cabean Emang Tau Info Ini Atau Sekedar Mau Eksis


Mungkin Dia Masih Sodaraan Sama Kaido :v


Karena Darah O Orangnya Rasanya Manis


Yo Anak Kos-Kosan, Jangan Keseringan Makan Mie :D


Wait..... What!?


Doppleganger?


Sayangnya Ga Termasuk Elo... Iya Elo :v


Oh Coo Cwiit...


Ga Cuma Manusia, Gajah Pun Bisa Gagal Move On


Pagar Makan Tanaman. Istri Orang Diembat Juga :v


Ayo Dari Sekarang Perlebar Lagi Senyumnya :D


Hooh Hooh, Baru Sadar Juga Kan?


Tips Bagus Nih, Asal Jangan Foto Bayi Orang Aja Yang Disimpan :D


 
Kami Menyebutnya Dengan... Pilur
  


Hahahahaha.....haha....ha...


Berdandanlah Lebih Bila Hari Rabu Tiba Wahai Para Gadis


   
Hewan Cerdas, Tau Aja Klo Orang Lagi Kelelep :v  



Apakah Ente Salah Satunye?


Jadi? Apakah Itu Dari.... Alien?



------------------------------------------------------------------------------------------


Sumber : 8fact

Tuesday, August 11, 2015

Asal Usul Penamaan Benua di Dunia



Pernahkan sahabat-sahabat bertanya, mengapa benua tempat negara kita berada disebut Asia? Atau yang lainnya dinamakan Amerika, Afrika, Eropa dan Antartika?

Yes, ternyata ada sejarahnya guys, penamaan sebuah benua bisa berasal dari nama penemunya, bisa pula berasal dari nama dewa-dewi mitologi ataupun namanya bisa pula berasal dari bahasa lain yang dialihkan menjadi bahasa Inggris.

Dan sadarkah kalian setiap nama benua terdiri dari huruf vokal yang sama antara huruf pertama dengan huruf terakhir?
AmerikA...
AsiA...
EropA...
Eh klo Eropa mah beda lagi karena dalam bahasa Inggris Eropa ditulis dengan EuropE :D

Nah untuk menambah wawasan umum kita, kali ini kubagikan Asal Usul Penamaan Benua di Dunia secara singkat berikut.

So, cekidot... 

1. Australia


Dalam sejarah dunia, benua yang terletak di selatan Indonesia ini ditemukan oleh James Cook pada tahun 1770. Akan tetapi sesungguhnya benua ini telah dikenal sejak tahun 1638 yang merujuk pada julukan Australische yang digunakan untuk menyebut daerah di selatan Batavia oleh pegawai Belanda kala itu. Bahkan keberadaan benua ini kemungkinan telah diketahui sejak Romawi Kuno yang menyebut tanah ini dengan Terra Australis Incognita yang berarti Daratan Tak Dikenal di Selatan.

Tak bisa dipastikan yang benar yang mana. Yang pasti pada tahun 1814, Matthew Flinders mempopulerkan kata Australia dalam karyanya yang berjudul A Voyage to Terra Australis. Flinders menggunakan kata Australia untuk menamai benua yang ia jelajahi. Pada akhirnya kata tersebut dipakai untuk menamakan tempat dari koloni Inggris waktu itu dan tetap dipakai sampai sekarang.

2. Afrika


Pada Perang Punik (264 SM sampai dengan 146 SM) yang merupakan peperangan antara Bangsa Romawi Kuno dengan Bangsa Kartago (Tunisia sekarang) dalam memperebutkan wilayah kekuasaan masing-masing, Bangsa Romawi menyebut tanah yang diperebutkan dengan nama Afri Terra atau yang berarti Tanah Orang Afri. Afri sendiri merupakan nama suku asli dari daerah tersebut. Dari sanalah penamaan Afrika, walaupun diawal-awalnya nama Afrika hanya untuk menamakan daerah yang ada di utara saja.

Selain itu ada pula yang menyebutkan, penamaan Afrika diambil dari bahasa Fenisia, Afer atau Afar, yang berarti debu. Penambahan kata -ica yang berarti tanah, sehingga secara harafiah, Afrika berarti Tanah Yang Berdebu. Sangat cocok untuk mengambarkan suatu daratan yang didominasi oleh padang pasir.

3. Asia


Sebagai benua terbesar yang mencakup 8,7% dari total keseluruhan bumi, belum dapat dipastikan siapa orang pertama yang memberikan nama ini. Akan tetapi pada tahun 440 SM, Herodotus dalam bukunya yang berjudul Histories, menggunakan kata Asia untuk menyebut daerah di pesisir timur Laut Aegea dan Semenanjung Anatolia, ketika perang antara Kerajaan Persia dengan Yunani.

Ada pula yang menyebutkan, kata Asia berasal dari Bahasa Akkadia (bahasa yang digunakan oleh Bangsa Asyur dan Mesopotamia Kuno). Asia diambil dari kata "asu" yang artinya terbit atau muncul. Ini mengacu pada peredaran matahari dimana Asia digambarkan sebagai tanah tempat matahari terbit.

4. Europe



Penemuan di Monte Poggiolo, Italia, ribuan batu-batuan buatan tangan didapatkan bertanggal karbon 800.000 tahun. Ini memberikan bukti bahwa Eropa telah ditempati sejak zaman Paleolitikum (Zaman Batu Tua). Dengan bukti tersebut maka tak heran bila Eropa menjadi tempat bagi peradaban-peradaban kuno termasyur, seperti peradaban Yunani dan Romawi.

Europe sendiri diambil dari Europa, salah satu gundik (istri tidak resmi) dari Dewa Zeus dalam mitologi Yunani. Ada pula yang menyebutkan bahwa Europe diambil dari Bahasa Akkadia, yaitu Erebu, yang artinya tenggelam atau terbenam. Bila diperhatikan penamaan Europe jadi terlihat seperti anonim dari penamaan Asia.

5. Amerika



Banyak polemik dan kontroversi terhadap benua ini. Sejarah resmi yang kita ketahui menyebutkan bahwa Amerika ditemukan oleh C. Columbus, padahal Columbus sendiri mengira Amerika adalah India sehingga menamakan penduduk lokal dengan nama Indian. Ada pula yang menyebutkan bahwa telah ada penjelajahan ke daerah ini sejak zaman Khulafatur Rasyidin (antara 632 hingga 661 M). Dan ada pula yang menyebutkan bahwa Bangsa Viking lah yang pertama menjejakkan kakinya di benua ini.

Walau masih diperdebatkan tentang penemuan benua ini, akan tetapi tidak untuk asal usul penamaannya. Nama Amerika diambil dari nama Amerigo Vespucci, seorang navigator asal Italia yang menjelajahi benua tersebut pada tahun 1499 dan menuliskan penjelajahannya dalam bukunya pada tahun 1502 dan 1504. Pada tahun 1507, Martin Waldseemuller yang berkebangsaan Jerman, membuat peta dunia. Dalam pembuatan peta tersebut, ia mengutip tulisan Vespucci dan mengabaikan ekspedisi Columbus sehingga menamakan benua tersebut Amerika yang diambil dari nama Amerigo Vespucci. Sejak saat itulah setiap pembuat peta dunia selalu menggunakan kata Amerika untuk menyebut daerah yang dulu dijuluki Dunia Baru.

6. Antartica



Diambil dari Bahasa Yunani Antartike yang berarti Anti Arctic/lawan kata dari utara. Uniknya penamaan ini mengacu pada fakta bahwa Arctic adalah sebutan untuk Kutub Utara yang berupa lautan tertutup es, sedangkan Antartica adalah sebutan untuk Kutub Selatan yang berupa daratan tertutup es.

Pembuat peta berkebangsaan John George Bartholomew Kuma, diyakini sebagai orang yang pertama menggunakan istilah tersebut dalam peta-peta yang dibuatnya. Nama ini juga digunakan oleh pihak Prancis di Brasil pada abad ke-16 M yang menyebutnya dengan France Antartique.

Salah satu fakta yang unik, benua es ini hampir saja dinamakan Australia andaisaja James Cook yang ditugaskan mencari Terra Australis tidak kehabisan bekal diperjalanan dan tidak lagi melanjutkan penjelajahannya ke selatan. Seandainya dia sempat menjejakkan kakinya di benua tersebut, bisa jadi benua es tersebutlah yang akan dinamai Australia.

-----------------------------------------------------------------------------------------

Sumber