Saturday, February 13, 2016

Thriller Series (Bag. 3) - What You See For The Last Time



Adegan dalam kisah fiksi ini mengandung kekerasan, kekejaman dan pembunuhan brutal
Kebijakan dari sahabat sekalian sangat disarankan
(WARNING 21+)

-----------------------
"Wanita itu adalah ibuku? Wanita itu adalah ibuku? Wanita itu adalah ibuku" Berkali-kali Susi mengucapkan kata-kata itu. Histeris.

"Ya... dia adalah ibumu" Laki-laki dengan suara mengerikan itu berbicara kembali.

"Ini bohong kan? Ayah ini bohong kan" Mata Susi menuju ayahnya tapi sang ayah mengalihkan pandangan.

"AYAH!" Teriak Susi.

Teriakan Susi kemudian digantikan oleh tangisannya.

"Ayah" Kata Susi. "Bunda kenapa?" Tanya Susi lagi. Ayahnya sekali lagi menjawabnya hanya dengan suara tangisan.

"Biar aku yang menjawab, gadis manis" Tiba-tiba sosok suara mengerikan itu keluar dari kegelapan.

Susi ketakutan. Sedikit demi sedikit orang itu menampakkan sosoknya. Sosok tinggi besar. Orang itu berwajah menakutkan. Ada guratan kemarahan dalam raut mukanya. Dan dia membawa pisau yang telah berlumuran darah.

Dia mendekat kearah Susi. Dan dibisikkannya sesuatu ke telinga Susi.

"Ibumu sudah aku bunuh" 

"TIDAAAAAAAKKK!!" Teriakan Susi memekikkan telinga. Begitu keras. Tapi sosok pria mengerikan itu malah tertawa.

"Gyaha... haha... hahahahahahaha"

Susi menangis. Dia meronta-ronta. Tapi apalah daya, tangan dan kakinya terikat kencang di kursi.

"Bundaaa... bundaaa..." Teriak Susi. "Ayaaaahhh, tolong Susi"

Ayahnya masih sama. Terlihat dia sudah lelah, dia pasrah. Kemudian ayahnya bicara...

"Kenapa kau lakukan ini? Kenapa kami?" Tanya ayah Susi.

Psikopat itu kemudian membalikkan badan. Berjalan kearah ayah Susi.

"Kenapa katamu?" Tanya orang itu. "Setelah semua ini, kau bilang kenapa?"

Dipegangnya kepala ayahnya Susi. Dihadapkannya dekat dengan wajahnya.

"APA KAU TIDAK INGAT DENGANKU!!!????" Teriaknya dihadapan wajah ayah Susi.
Raut ketakutan tak bisa dihilangkan dari wajah ayah Susi. Dia mencoba mengingat-ingat dengan siapa dia berhadapan.

Ayah Susi kemudian menggelengkan kepala.

"INGAT AKU!!!!!" Psikopat itu menghentakkan kursi ayah Susi. Tapi ayah Susi tak bisa mengingatnya. Pikiran dia blank dengan siksaan dan teror dari maniak ini.

"Hahaha... kau tak ingat" Tanya orang itu.

"Tentu kau tidak ingat tapi aku takkan melupakan wajahmu" Kata orang. "Wajah yang telah membunuh anakku"

Deegghh...

"Ta.. tapi.. aku tak pernah membunuh siapapun" Jawab ayah Susi. Dia semakin bingung.

"Tentu kau yang membunuh anakku! Kau yang merengut kehidupannya. Padahal kau bisa menyelamatkannya!" Teriak psikopat itu.

"Kau bisa menyelamatkan anakku yang sakit. Kau harusnya memberikan persetujuan bahwa anakku bisa diobati." Kata-kata orang itu kemudian diselimuti dengan kesedihan.

"Tapi tak kau setujui... padahal dia butuh pertolongan. Perusahaan asuransimu seharusnya bisa menyetujui tapi tak kau lakukan. Semua rumah sakit menolak merawat anakku"

"Dia mati... dan kemudian istriku bunuh diri"

Psikopat itu terduduk dihadapan ayah Susi. Ayah Susi terdiam. Dia gemetar.

"Aa.. aku... aku tak bermaksud begitu" Kata ayah Susi terbata. Tersadar dia berhadapan dengan seseorang yang penuh dengan dendam amarah karena ketamakannya menolak memberikan asuransi kepada orang lain.

Pria itu kemudian berdiri. Dipandanginya wajah ayah Susi dengan penuh kemarahan.

"Aku minta maaf" Katanya. "Akan ku berikan apapun, kau mau uang? Silahkan ambil sepuasmu. Apapun yang kau minta akan ku berikan" Lanjutnya.

"Apapun?" Tanya pria itu.

"Ya apapun. Apa saja, tinggal kau sebutkan" Jawab ayah Susi.

Orang itu kemudian tertawa.

Lebih keras dari sebelumnya.
----------- bersambung ---------

Thursday, February 11, 2016

Thriller Series (Bag. 2) - What You See For The Last Time



Adegan dalam kisah fiksi ini mengandung kekerasan, kekejaman dan pembunuhan brutal
Kebijakan dari sahabat sekalian sangat disarankan
(WARNING 21+)

----------------------------

Susi merasakan matanya berat untuk dibuka. Kepalanya terasa berputar-putar. Dan tangannya... ya tangannya tak bisa ia gerakkan. Begitu pula kakinya.
Susi memaksakan diri untuk membuka matanya. Dia kemudian tersadar bahwa dia bukan bangun tidur dari ranjang empuknya. Tapi dia bangun dengan posisi duduk dikursi. Dan dengan kaki dan tangan diikat dikursi!

"Aaaarrrgghh... aaaarrgghh..." Susi meronta-ronta mencoba melepaskan. 

Dia mengingat-ingat apa yang terjadi sebelumnya. Tapi ingatannya buram. Yang dia ingat hanyalah tangan kasar yang mencengkramnya dari belakang.

Suasana diruangan itu gelap. Malam telah tiba. Dan sama sekali tak ada penerangan kecuali lampu yang mengarah persis dihadapannya.

"Toloong... Ayah... Bunda... tolong Susi" Isaknya.

"Ss... susi..." Tiba-tiba suara ayahnya menyahut. Tak jauh dari tempatnya. Persis dihadapannya, ditengah kegelapan yang ada dihadapan matanya.

"Kumohon biar aku saja. Lepaskan putriku. Cukup aku saja" Suara dari ayahnya terdengar lemah.

"Ayah bicara dengan siapa?" Tanya Susi.

Tapi tak ada jawaban kecuali suara tangis dari ayahnya yang terdengar.

"Ayah kenapa? Kenapa Susi diikat? Kenapa gelap, ayah? Ayah, apa yang terjadi" Susi menanyakan pertanyaan bertubi-tubi. Anak kecil ini tak tahu apa yang sedang terjadi.

Mengapa?
Mengapa dia diikat di kursi?
Mengapa ayahnya memohon?
Ayahnya bicara dengan siapa?

"Ayah?" Kali ini suara Susi memelas ketakutan.

"Ku mohon... anakku saja... bebaskan ia" Ayahnya memohon kembali.
"Ayah?"

JREEENG!

Tiba-tiba suara lampu dapur menyala. Silau dengan cahayanya, Susi pun menutup matanya. Setelah matanya bisa beradaptasi, dia pun bisa melihat. Tapi pemandangan yang ada dihadapannya sungguh mengerikan bagi seorang anak kecil.

Ayahnya ternyata duduk dihadapannya dengan diikat tangan dan kakinya. Tapi kondisi ayahnya tak seperti ia. Susi teriak sesaat melihat kondisi ayahnya.

Tubuh sang ayah penuh luka. Luka dipukul, luka ditusuk, luka kekejaman yang membuat ayahnya terluka parah. Darah-darah menetes dari berbagai bagian tubuhnya. Dari dahinya, dari tangannya, dari dadanya, dari kakinya.

Dan siapa wanita yang terbaring berlumuran darah didekat kaki ayahnya? Darah yang mengucur dari kepala wanita itu membuat Susi tak mengenali siapa sosok yang tak bernyawa itu.

"Ayah kenapa? Ada apa ayah? Siapa yang melakukan ini" Tanya Susi penuh pilu.

Ayahnya hanya menangis tak menjawab.

"Ampuni kami" Ucap ayahnya sambil terisak. Berkali-kali, kepada sosok yang tak terlihat oleh Susi.

"Ayah, siapa wanita yang terbaring itu?" Tanya Susi lagi.

Dan ayahnya menangis kembali, lebih kencang lagi.

Susi pun ikut menangis.

"Ayah, dimana bunda?" Pertanyaan yang menusuk hati ayahnya. Ayahnya tak bisa menjawab.

Suasana berubah menjadi lebih mencekam. Hanya terdengar suara isak tangis diantara mereka berdua, sampai kemudian.....
.
"Gyaa... ha... hahahahahahaha!!!!"

Tiba-tiba suara tawa mengerikan memecah suasana yang mencekam ini.

"Wanita itu ibumu" Ujar suara itu.

----------- bersambung ------------

Monday, February 8, 2016

Thriller Series (Bag. 1) - What You See For The Last Time



Adegan dalam kisah fiksi ini mengandung kekerasan, kekejaman dan pembunuhan brutal
Kebijakan dari sahabat sekalian sangat disarankan
(WARNING 21+)

---------------------------
Sore ini terlihat mendung. Awan gelap menyelimuti angkasa membuat suasana menjadi gelap. Padahal hari tak terlalu sore. Tapi suramnya cahaya membuat suasana menjadi gelap.

Susi, anak perempuan kecil, kala itu baru saja pulang dari sekolah. Dia diantarkan oleh supir pribadi keluarganya.

"Wah rumah koq sepi ya? Eneng berani? Siapa tau ngga ada orang dirumah" Ujar Amang, supir keluarga tersebut.

Susi kemudian membuka pintu rumahnya.

"Ngga koq Om. Ini pintu bisa dibuka. Om pulang aja. Kasian anak om yang sakit klo Om ga pulang" Sahut Susi.

"Hehe baik, mari Neng. Bilangin sama Tuan dan Nyonya ya klo Om langsung pulang"
Amang si supir kemudian membawa mobil keluarga tersebut keluar halaman. Susi yang dari kejauhan mengantar kepergiannya dengan melambai tangan. Senyum masih terlukis lebar diwajahnya.

"Ayaaah... Bundaaa... Susi pulang" Masuklah Susi kedalam rumah, tapi tak ada sahutan.

Rumah terlihat gelap. Memang sore ini tak secerah biasanya, tapi karena lampu rumah tak menyala, suasana menjadi lebih gelap. Susi melihat kebelakang ke arah pintu masuk yang belum dia tutup. Amang sudah pergi jauh. Tak mungkin baginya untuk minta temani lagi oleh orang lain.

"Mbak Ratiiih, koq lampu ga dinyalain?" Teriak Susi memanggil nama pembantunya. Dia meberanikan diri memasuki rumahnya yang sore ini terlihat kosong.

Tapi teriakan Susi tersebut tetap tak ada sahutan balasan yang terdengar.

"Ayaaah... Bundaaa... kalian dimana?" Tanya Susi lagi.

Rasa kecemasan mulai menyelimuti diri anak kecil ini. Sendiri dirumah yang besar ini dengan cahaya yang temeram tentu membuat anak kecil ini mulai ketakutan.

"Ayaaaaah... Bundaaaaa..." Susi kembali berteriak. 

Berlari dia kearah kamar tapi kamar kosong. Kemudian dia mencoba berlari ke kamar orangnya. Pintunya tak dikunci dan tak ada siapa-siapa disana.
Nafas berat mulai terasa didadanya. Peluh pun mulai keluar dari pori-porinya. Hisakan tangis mulai keluar dari matanya.
"Hiks... Ayah... Bunda... kalian dimana?"

Susi duduk dipojokan ruang tamu. Dihimpitkannya kedua lututnya dalam dekapan. Tanda kesepian dan ketakutan sudah menyerangnya.

"Ss..ssusi..."

Tiba-tiba terdengar suara ayahnya. Tapi suara itu tertahan. Bukan suara normal. Merintih. Seperti suara orang yang berbicara sambil menahan sakit.
Susi bangkit mendengar suara ayahnya.

"Ayah? Ayah dimana?" Teriak Susi.

Dapur!
Susi yakin mendengar suara ayahnya tadi dari dalam dapur. Susi pun berlari menuju arah dapur.

"Ayah ada dimana? Susi cari-cari tapi ga ketemu" Kata gadis kecil ini sambil terisak. Dia hampir memasuki ruangan dapur.

"Ja.. jangan masuk!" Suara ayahnya teriak mencoba melarangnya.

Tiba-tiba dari arah belakang Susi ada tangan kasar yang menyergapnya. Tangan itu mendekap mulut Susi dengan kain. Susi meronta-ronta. Tapi apalah daya tangan anak kecil ini bila dihadapkan dengan cengkraman orang dewasa.

Kepala Susi mulai berputar. Pusing rasanya. Tak lama kemudian dia tak sadarkan diri.

-------------- bersambung ---------------

Sunday, January 31, 2016

(Not) A Lone Wolf - Belajar Kepemimpinan Dari Kawanan Serigala



“Ingatlah! Setiap kamu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya, seorang suami adalah pemimpin keluarganya dan ia akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya, wanita adalah pemimpin bagi kehidupan rumah tangga suami dan anak-anaknya, dan ia akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya. Ingatlah! Bahwa kalian adalah sebagai pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya,” 
(HR. Bukhari -  Muslim)

Kepemimpinan menurut wikipedia adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh dari seorang pemimpin kepada pengikutnya agar tujuan yang diinginkan bisa tercapai. Banyak berbagai versi bagaimana dan seperti apa kepemimpinan yang baik, akan tetapi dalam Islam sendiri, paling tidak ada ada 4 sifat yang harus dimiliki, yaitu
  1. Siddiq, yaitu jujur
  2. Tabliq, yaitu menyampaikan
  3. Amanah, yaitu bertanggung jawab
  4. Fathanah, yaitu cerdas
Sayang, saat ini sangat sedikit figur (yang masih hidup dan bisa kita perhatikan) serta tokoh-tokoh Indonesia yang sangat sulit untuk kita ikuti, kita percayakan dan bisa kita ikuti sepenuh hati terhadap cara kepemimpinannya.

Saat ini sangat sulit apabila kita mencari sosok ideal yang bisa menjadi pemimpin, dari tingkatan teratas sampai tingkatan terendah dalam masyarakat.

Begitu banyak pemimpin yang tidak bisa menjadi suri tauladan. Begitu banyak yang menjabat sebagai ketua/kepala tapi tak bisa disebut pemimpin.

Aku pun harus mengakui, sebagai pribadi mungkin aku sendiri bukanlah orang yang pantas disebut sebagai pemimpin.

Tapi kita tentu saja tidak bisa berhenti sampai disitu saja, kita harus belajar dari apapun atau siapapun untuk mengembangkan diri kita agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Nah kali ini mari kita belajar dari sosok serigala.

Serigala sangat identik dengan kata kesepian (a lone wolf), padahal pernyataan tersebut tidak bisa dibenarkan. Serigala adalah binatang yang hidup berkelompok, berburu berkelompok, saling menjaga satu sama lain. Dan tentu untuk menjaga kekompakan dalam kelompok, harus ada pemimpin yang tangguh untuk mengatur kawanan serigala ini.

Ngga percaya ada leadership dalam kawanan serigala?
Mari kita lihat gambar dibawah ini...



Ini adalah foto kawanan serigala yang sedang melakukan perjalanan di alam bebas. Perhatikan mereka berbaris dengan berpola.

Tiga didepan (lingkaran kuning) adalah kelompok serigala yang sudah berumur tua dan sakit. Mereka sengaja diletakkan paling depan untuk mengatur kecepatan berjalan kawanannya karena apabila mereka ditempatkan didepan, bisa dipastikan mereka akan tertinggal.

*Dari sini kita bisa melihat kepedulian pemimpin untuk menyesuaikan kemampuan tiap individu agar bisa maksimal

Lima dibelakangnya (lingkaran merah) adalah individu serigala yang terkuat dan yang terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi depan bila ada serangan yang dapat mengacaukan barisan. 

Lima individu terbaik juga ditempatkan dibarisan belakang, sehingga kawanan yang berada ditengah-tengah barisan bisa aman dan terlindungi dari barisan.

*Yang kuat menopang yang lemah, pemimpin serigala bisa membuat kawanannya efektif dalam melakukan perjalanan

Sedangkan serigala sendirian yang berada dipaling belakang (ditandai panah biru) adalah sang pemimpin.

Dia memastikan tak ada yang tertinggal (No One Left Behind)
Dia bersiaga agar semua kawanan tetap berada pada barisan (All Keep Stay One on Pack)
Dari belakang dia bisa memberikan perintah yang jelas untuk memberikan perintah (Protect and Serve)

Tanggung jawab yang diberikan kepada dia, dia pegang dengan teguh dan dia laksanakan dengan baik sehingga kawanan yang dia jaga bisa sampai di akhir perjalanan dengan selamat.

Sumber

Thursday, January 28, 2016

Ending One Piece Paling Masuk Akal


One Piece, manga legendaris karya Eiichiro Oda ini telah berjalan sejak tahun 1997 silam. Cerita tentang Monkey D. Luffy yang mempunyai impian memjadi raja bajak laut ini penuh dengan fantasi, petualangan, humaniora, pertarungan yang keren dan tentu saja kekocakan antar karakternya, telah membawa One Piece menjadi manga yang memecahkan rekor Guinnes World Record sebagai manga paling banyak penjualannya diseluruh dunia.

Ya walaupun sudah berjalan 18 tahun, 812 chapter, 726 episode anime, 12 movie dan beberapa episode spesial, manga ini belum juga menunjukkan tanda-tanda bakal tamat. Saking panjangnya cerita ini, aku sudah kebayang suatu hari nanti bakal baca manga One Piece sama-sama dengan anakku :D

Yups its long long amazing story...

Tapi walaupun cerita bakal bertahan lama sebelum tamat, Eiichiro Oda selaku mangaka sudah menyisipkan banyak clue yang klo kita jeli memperhatikan, akan dibawa kemana kisah Bajak Laut Mugiwara ini dibawa.

Dari sana banyak dalam forum-forum One Piece dan fans-fans yang membuat teori bagaimana akhir kisah ini. Walaupun aku yakin, ending One Piece aslinya bakal lebih "Suppa" daripada bikinan fans tapi tetap saja kadang aku menganga ketika membaca akhir kisah One Piece bikinan fans. Terlalu luar biasa masalahnya T.T

Dan dari sebegitu banyaknya versi ending One Piece dari para fans, inilah menurutku yang paling masuk akal :

---------------------------------------

THE VOID CENTURY

 


Mari kita mulai dari awal. Ada sebuah masa yang dinamakan Void Century di One Piece, dimana hanya kru dari Gol D. Roger sajalah yang mengetahui misteri apa yang terjadi di dalamnya.
Namun, seorang profesor Ohara bernama Clover menemukan petunjuk tentang apa yang terjadi di masa itu. Beliau mengatakan bahwa ada sebuah kerajaan kuno yang amat berjaya dan menguasai seluruh lautan. Namun kerajaan tersebut memiliki musuh yang sangat berbahaya, yang pada akhirnya berhasil meruntuhkan kerajaan tersebut dan menghapus semua sisa-sisa keberadaannya dari sejarah.

Masa mulainya Void Century bersamaan dengan masa berakhirnya kerajaan ini, dan World Government dibentuk pertama kalinya pada masa itu juga. Maka Clover berasumsi bahwa World Government tak lain dan tak bukan adalah musuh kerajaan tersebut.

The Hidden Pattern

 There are three things that cannot be stopped:

Man's dreams
The flow of time
Inherited will

As long as people continue to seek the true meaning of freedom, they will never ceased to be!

-Gol D. Roger-

Mungkin kalian bisa mengecek sendiri. Semua cerita One Piece selalu mengikuti ketiga timeline tersebut. Contohlah kisah Chopper dan dr. Hiluluk berikut :


Impian dr. Hiluluk adalah menemukan panacea yang mampu menyembuhkan semua penyakit di dunia (a Man's Dreams) yang dilanjutkan oleh Chopper. Impiannya yang lain adalah membuat bunga sakura mekar di Drum Kingdom. Namun Hiluluk kalah melawan penyakit yang dideritanya (Flow of Time). Impiannya diwarisi oleh Chopper, yang pada akhirnya berhasil membuat bunga sakura mekar di Drum Kingdom dan berlayar bersama Luffy (Inherited Will).  

Kira-kira rangka ceritanya begini:
  1. Di masa lampau, ada seseorang yang memiliki impian tertentu, namun impian tersebut tidak terkabulkan.
  2. Impian tersebut tidak terkabul dalam waktu lama. 
  3. Muncul seseorang yang akan mengabulkan impian tersebut dan merupakan seseorang yang mewarisi si pemilik impian.
Lalu bagaimana dengan Gold Roger sendiri? 

Roger's Dream

Impian Roger yang dibicarakan Whitebeard, sebenarnya bukanlah impiannya sendiri. Roger mewarisi impian tersebut dari 800 tahun yang lalu, ya, impian yang terlupakan dari The Ancient Kingdom.
Kerajaan ini sangat besar, menguasai nyaris seluruh dunia. Mereka juga memiliki teknologi yang sangat canggih, namun ada satu hal yang menjadi masalah untuk mereka. Seperti yang kita tahu, dunia One Piece memiliki empat macam lautan yang dibatasi oleh Grand Line dan Red Line. The Ancient Kingdom menganggap kedua tebing ini sebagai pengganggu yang harus dimusnahkan karena mereka mengganggu para pelaut yang hendak menyeberangi lautan dengan bebas, yang sebagai konsekuensinya juga menghalangi kerajaan ini mencapai kemakmuran tertingginya. 

Maka, mereka membuat sebuah proyek raksasa yang boleh dibilang gila, tapi harus dilakukan. Proyek ini adalah proyek untuk menghancurkan Red Line dan Grand Line, dan dengan demikian menyatukan keempat lautan tersebut menjadi satu lautan besar. Proyek ini dinamakan One Piece. Untuk merealisasikan proyek ini, The Ancient Kingdom membangun tiga buah senjata kuno yang sanggup menghancurkan dunia, yang sekarang disebut Ancient Weapons. 

Namun, tidak semua orang senang dengan proyek tersebut. Beberapa kerajaan yang tidak setuju, tepatnya 20 kerajaan kecil, bersatu dan menegaskan perang terhadap The Ancient Kingdom. Mereka memenangkan perang dan membentuk World Government, sedangkan Ancient Kingdom beserta proyek One Piece lenyap dari muka bumi.
 

The Flow of Time

Namun, the Ancient Kingdom ini sudah mengantisipasi kejatuhan mereka. Poneglyphs pun diciptakan dan disembunyikan di seantero muka bumi, berisikan sejarah mereka dan Ancient Weapons yang mereka buat.  

 
World Government tentu saja tidak terima, dan mereka melarang ilmu membaca poneglyph tersebut.

Inherited Will

Untaian waktu selama 800 tahun telah berlalu, ketika Gol D. Roger mencapai Raftel, tujuan terakhir One Piece, dan berhasil menemukan sejarah yang hilang. Ia tahu apa yang harus dilakukan, namun tubuhnya digerogoti oleh penyakit dan umurnya tak akan panjang. Maka, Roger memutuskan untuk menciptakan Era Bajak Laut yang terkenal itu, dengan harapan seseorang yang cukup kuat akan muncul dan memenuhi impian ini menggantikan dirinya.

The Project of One Piece

Bagaimana proyek ini akan terlaksana?
Bentuk bumi One Piece:


One Piece adalah proyek untuk menciptakan lautan yang sempurna untuk dilayari. Ada dua pekerjaan yang harus dilakukan: menyatukan empat lautan besar menjadi satu lautan, dan melenyapkan anomali di Grand Line. 

Caranya?

Dengan menghancurkan satu titik di mana semua lautan di muka bumi bertemu di satu tempat. Titik ini ada dua, dan keduanya harus dihancurkan: Reverse Mountain dan Holy Ground Mariejoa. Ya, tempat Luffy pertama memasuki Grand Line dan tempat Naga Langit tinggal.

Menghancurkan titik ini akan menjadi tugas Pluton dan Uranus. 


Jika berhasil, yang akan terjadi adalah lautan akan menjadi lebih liar daripada sebelumnya, karena lautan kehilangan jumlah daratan yang sangat besar. Pusaran air akan muncul di tempat kehancuran terjadi, badai dan ombak besar susul menyusul. Setelah beberapa waktu, lautan akan menjadi normal kembali

And the magic begins...

Cuaca kacau di Grand line dan medan magnet yang kacau akan lenyap, angin dan badai akan mulai bertiup di Calm Belt. 

Bagaimana dengan para Sea Kings? Well, folks, kita punya Poseidon untuk ini. Poseidon, sang raja dari segala macam Sea Kings akan mengendalikan para monster laut ini untuk menciptakan pelayaran yang aman.

Proyek One Piece selesai!
 

And the after effect is... 

Pusaran air akan tercipta dari kehancuran Reverse Mountain. Kenapa? Karena volume air dari keempat lautan tersebut akan mengalir menuju bekas Reverse Mountain, mengisi lubang yang tercipta dari kehancuran ini, dan bersamaan dengan air laut, meluncur jugalah segala macam penghuninya. Hasilnya?


All Blue, lautan impian Sanji dimana semua jenis ikan di muka bumi dapat ditemukan di sana.
Enam impian kru Topi Jerami akan terlaksana dengan proyek ini:
  1. Luffy menjadi Pirate King, dia bajak laut paling bebas di atas lautan. Karena lautan sekarang sudah bersatu, Luffy secara harafiah telah mencapai impian ini.
  2. Sanji menemukan All Blue. 
  3. Nami bisa menggambar peta dunia yang telah lama diimpikannya.
  4. Franky dapat melihat Thousand Sunny berlayar meluncuri seluruh dunia. 
  5. Robin menemukan sejarah yang hilang, kalau tidak, bagaimana orang bisa tahu akan One Piece?
  6. Brook dapat menemui Laboon dengan mudah sekarang, tanpa dihalangi oleh tebing-tebing yang curam.
Well?
Bagaimana dengan Mariejoa / Fishman Island?

Mari kita lihat ramalan dari Madam Shirley ini...


Madam Shirley tidak berbohong ketika ia melihat masa depan. Luffy menghancurkan Fishman Island; dengan kata lain Luffy sedang menjalankan proyek One Piece. Leluhur Fishman Island sudah mengetahui apa yang akan terjadi. 

Ingat dengan Joy Boy?

Ya, dia adalah salah satu raja dari Ancient Kingdom, yang membuat perjanjian dengan Mermaid Princess di masa itu, Poseidon, sang raja dari Sea Kings. Joy Boy berjanji kepada Poseidon bahwa sebagai ganti penghancuran Fishman Island, ia akan memberikan tempat yang lebih baik di atas permukaan air, di mana mereka dapat hidup di bawah matahari (jadi ingat impian Queen Otohime...). Untuk tujuan inilah Noah's Arc dibangun.

Noah's Arc berhasil dibangun, tetapi kerajaannya hancur lebih dulu karena perang. Janji Joy Boy terhadap Poseidon tak dapat dilaksanakan, namun ia mengatakan sebuah prophecy kepada Poseidon, suatu saat di masa depan akan muncul seseorang yang akan memenuhi janji ini dan membuat para fishmen dan mermen hidup di bawah matahari.

Sunny Tree of Eve, tempat di mana Mariejoa berdiri dan Naga Langit tinggal, akan selamat dari penghancuran tersebut dan menjadi Fishman Island yang baru. 



A = Sunny Tree of Eve
B = Red Line
C = Underwater Red Line
D = Ocean Cave
E = Fishman Island
F = Holy Land Mariejoa


Aftereffect



---------------------------------------------------------------------

Bagaimana?
Cukup detail dan masuk akal kan endingnya?

Hehe.. walau seluarbiasa bagaimanapun, yang namanya buatan fans pasti tak sebaik dan dinanti-nantikan sebagaimana karya asli bikinan mangakanya.

Tapi untuk hiburan, cukuplah teori ini membuat kita berimanjinasi bagaimana One Piece akan berakhir.

Sumber

Monday, January 25, 2016

Broken India - Dibalik Senyuman Menawan Mereka

Broken India, Fotografi Sindiran untuk Situasi India yang Semrawut

Facebook Fan page dari website Limitless mengeluarkan serangkaian hasil karya fotografi yang menggambarkan situasi India yang semrawut, namun dapat di-capture ke dalam satu bingkai Instagram menjadi foto yang keren.

Rangkaian foto yang berjudul Broken India tersebut seolah-olah berusaha untuk menyindir situasi India yang sangat kontras, antara satu sisi dengan sisi lainnya.

1. Kesemrawutan Jalanan

broken-india-1

2. Sunset di Pantai yang Penuh dengan Sapi

broken-india-2

3. Kemiskinan yang Memprihatinkan

broken-india-3

4. Pantai yang Kotor

broken-india-4

5. Sisi Lainnya dari Pantai yang Kumuh

broken-india-5

6. Tepi Taj Mahal yang Kontras dengan Kondisi Istana

broken-india-6

7. Bangunan Megah Bersanding dengan Pemukiman Warga

broken-india-7

8. Sunset di Suasana yang Kotor

broken-india-8

Limitless mengharapkan dengan adanya rangkaian foto ini membuat dunia sadar bahwa India tidak seindah yang ada di film-film Bollywood dan meminta agar banyak pihak ikut turun tangan dalam menangani kemiskinan, wabah, dan polusi di negerinya.


----------------------------------------------------------------------

Well, sahabat-sahabatku...
Melihat foto-foto diatas, komen saya cuma 1.........

"KURANG LABIH JUA LAWAN INDONESIA!"

Ya ternyata India tak lebih layaknya Indonesia yang ada di Asia Selatan. Segala kemewahan dan glamornya hiruk pikuk kehidupan perkotaan hanyalah "make up" untuk "menyembunyikan" buruknya rupa yang sebenarnya.

Apa yang kita temukan dalam foto-foto Broken India tersebut bisa kita temukan di Indonesia. Bahkan bila sang fotografer mengganti judulnya dengan Broken Indonesia, maka kita takkan menemukan bedanya.

Sedih dan prihatin tentu.
Semoga dengan ini kita juga sadar, bahwa jurang antara si miskin dan si kaya, si kumuh dan si modis, harus kita kikis sedikit demi sedikit.
Mari kita berdoa, semoga dibukakan mata hati pemerintah, semoga diberi kekuatan untuk tangan-tangan pemerintah dalam menata negara ini dan diberi rasa empati serta simpati bagi rakyat Indonesia, termasuk saya, untuk ikut serta dalam pembangunan negara karena masalah yang dialami Indonesia adalah masalah kita pula.

Wassalam..

Sumber

Thursday, January 21, 2016

Sahabatku, Jangan Marah.... Jangan Marah....


Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, ada seorang lelaki berkata kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berilah saya nasihat.” Beliau shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan marah.” Lelaki itu terus mengulang-ulang permintaannya dan beliau tetap menjawab, “Jangan marah.” (HR. Bukhari). 

Imam Nawawi rahimahulloh mengatakan, “Makna jangan marah yaitu janganlah kamu tumpahkan kemarahanmu. Larangan ini bukan tertuju kepada rasa marah itu sendiri. Karena pada hakikatnya marah adalah tabi’at manusia, yang tidak mungkin bisa dihilangkan dari perasaan manusia.”

Dahulu ada juga seorang lelaki yang datang menemui Rasulullah Saw dan mengatakan, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari neraka.” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan tumpahkan kemarahanmu. Niscaya surga akan kau dapatkan.” (HR. Thobrani, Shohih)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rohimahulloh juga mengatakan, “Bukanlah maksud beliau adalah melarang memiliki rasa marah. Karena rasa marah itu bagian dari tabi’at manusia yang pasti ada. Akan tetapi maksudnya ialah kuasailah dirimu ketika muncul rasa marah. Supaya kemarahanmu itu tidak menimbulkan dampak yang tidak baik. Sesungguhnya kemarahan adalah bara api yang dilemparkan oleh syaithan ke dalam lubuk hati bani Adam. Oleh sebab itulah anda bisa melihat kalau orang sedang marah maka kedua matanya pun menjadi merah dan urat lehernya menonjol dan menegang. Bahkan terkadang rambutnya ikut rontok dan berjatuhan akibat luapan marah. Dan berbagai hal lain yang tidak terpuji timbul di belakangnya. Sehingga terkadang pelakunya merasa sangat menyesal atas perbuatan yang telah dia lakukan.”

Terkadang orang yang sedang marah mengatakan sesuatu yang dapat merusak agamanya, menyalakan api perselisihan dan menambah kedengkian. Rasulullah SAW bersabda, "Ajarilah, permudahlah, dan jangan menyusahkan. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia diam." (HR Ahmad). 

Bila kita perhatikan, begitu banyak hadits yang berkaitan dengan pentingnya dan begitu mulianya apabila kita bisa menahan amarah. Marah ada sesuatu yang manusiawi, setiap orang pasti pernah marah. Tapi bagaimana cara meluapkan tentu perkara lain. Ada yang meluapkannya dengan meledak-ledak, mengeluarkan segala apa yang ada dalam pikiran padahal yang ada dia telah dikuasai oleh emosinya.

Tapi ada pula yang bisa menahan emosinya, tak tergoda dirinya untuk marah. Inilah orang-orang yang disebutkan Nabi Saw sebagai orang yang KUAT. 

Tips Menanggulangi Kemarahan

Hal termudah dalam menanggulangi kemarahan adalah dengan merendahkan diri kita menuju ke bumi. Bila timbul amarah dalam posisi kita berdiri maka cobalah duduk. Bila kita marah dalam kondisi duduk maka cobalah untuk berbaring. Dan bagian yang paling penting adalah dengan mengambil sikap diam. Menahan ego agar tidak keluar perkataan (terutama makian) dari lidah.

Rasulullah Saw juga pernah menasihatkan, “Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya dia berbaring.” (HR. Ahmad, hadits ini Shahih)

Selain itu Syaikh Wahiid Baali hafizhohullah menyebutkan cara untuk menanggulangi marah diantaranya selain membaca ta'awudz "a'udzubillahi minasy syaithanir rajiim" adalah dengan mengingat besarnya pahala bagi orang yang bisa menahan luapan amarah dan mengingat agungnya balasan bagi orang-orang yang memaafkan.

Hendaknya pula kita senantiasa berlindung kepada Allah ketika marah. Nabi SAW bersabda, "Jika seseorang yang marah mengucapkan; 'A'uudzu billah (aku berlindung kepada Allah SWT, niscaya akan reda kemarahannya." (HR Ibu 'Adi dalam al-Kaamil.)

Syaikh As Sa’di rohimahulloh juga mengatakan, “Sebaik-baik orang ialah yang keinginannya tunduk mengikuti ajaran Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, yang menjadikan murka dan pembelaannya dilakukan demi mempertahankan kebenaran dari rongrongan kebatilan. Sedangkan sejelek-jelek orang ialah yang suka melampiaskan hawa nafsu dan kemarahannya. Laa haula wa laa quwwata illa billaah”

Menurut Ibnu Hajar dalam Fathul Bahri, ketika kemarahan tengah me muncak, hendaknya segera menahan dan meredamnya untuk tindakan keji. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang dapat menahan amarahnya, sementara ia dapat meluapkannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan segenap mahluk. Setelah itu, Allah menyuruhnya memilih bidadari surga dan menikahkannya dengan siapa yang ia kehendaki." (HR Ahmad).

Orangtua saya sering pula memberikan wasiat kepada saya ketika marah mulai merasuki jiwa. Ketika marah cobalah pertama dengan duduk, dalam sisi psikologi seseorang akan kesulitan meluapkan amarah ketika ia dalam kondisi duduk. Setelah amarah mulai mereda, menjauhlah dari sumber masalah kemudian cobalah berwudhu.
Alhamdulillah, cara-cara yang diajarkan tersebut terbukti bisa meredakan amarah yang seringkali menghampiri.

Memang harus diakui, menahan amarah bukanlah perkara mudah. Itu merupakan perkara yang sulit. Akan tetapi sulit tidak berarti mustahil. Semoga tulisan yang merangkup hadits dan nasehat agar kita menahan amarah ini sedikit banyak bisa membantu sahabat, apa yang harus kita lakukan ketika berhadapan dengan situasi yang bisa memancing emosi kita

----------------------------------------------------- 

Referensi : 1 2

Monday, January 11, 2016

Foto-Foto Persahabatan Hewan Yang Unik Dan Kocak

Lihat ikan ini sedang ditolong oleh burung, sungguh persahabatan yang baik sekali antar spesies :D

Beda spesies ga mesti membuat satu spesies lebih superior daripada spesies yang lain. Tak membuat spesies A adalah objek makanan bagi spesies B. Memang sudah hukum alam yang kuat yang akan berada dipuncak rantai makanan, memang herbivora adalah mangsa bagi karnivora.

Tapi semua itu tak selalu sama. Alam adalah tempat yang penuh keajaiban dan misteri. Begitu banyak interaksi unik dan menarik yang terjadi di alam bebas. Kadangkala sampai membuat kita menganga. Koq bisa sih 2 hewan yang berbeda spesies bisa "bersahabat" seperti itu?

Nah kali ini, aku tampilkan beberapa persahabatan-persahabatan antar hewan yang berhasil diabadikan oleh kamera foto yang kadang unik dan kocak, yah paling tidak membuat senyum kita tersimpul :)

So, semoga terhibur...


"Mabok vroh?."


"Ngantuk? sini, sini... Emak dongengin dulu"


"Sabar.. sabar.. ane lagi puasa" 


"Long Time No See"

"Aku bisa jelaskan Mas, kenapa anak kita berbeda!"


"Sleep Tight"


"Lagi ngerjain tugas kuliah bro"


"Love is Blind"


"Kami Ini Adik-Kakak"


"Best Mount Ever!!"


"Nyariin Kutu Dulu"


"Ingat, sahabat bukan makanan coy"

Bila mereka saja yang berbeda spesies bisa bersahabat, mengapa kita yang sesama manusia saling bermusuhan?

Friday, January 8, 2016

Mereka Yang Memegang Bara Api Islam


Berpegang teguh dengan ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pada zaman sekarang harus kita akui memang amatlah berat. Cap radikal dan teroris bagi siapapun yang berusaha menjalankan agama serta menaati tuntutan Nabi SAW secara kaffah. Inilah masa dimana orang-orang yang berpegang teguh dalam Islam bagai memegang bara api.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


يَأْتِى عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ

“Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.” (HR. Tirmidzi no. 2260. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Lalu apa maksud dari perkataan Nabi SAW yang mengibaratkan memegang ajaran agama Islam tak ubahnya seperti memegang bara api?

Dijelaskan dalam Tuhfatul Ahwadzi bahwa di zaman tersebut, orang yang berpegang teguh dengan agama hingga meninggalkan dunianya, ujian dan kesabarannya begitu berat. Ibaratnya seperti seseorang yang memegang bara (nyala) api.
Bara api tentulah panas dan tentu amatlah sulit mempertahankan genggaman tersebut tanpa membuat tangan melepuh.

Ath Thibiy berkata bahwa maknanya adalah sebagaimana seseorang tidak mampu menggenggam bara api karena tangannya bisa terbakar sama halnya dengan orang yang ingin berpegang teguh dengan ajaran Islam saat ini, ia sampai tak kuat ketika ingin berpegang teguh dengan agamanya. Hal itu lantaran banyaknya maksiat di sekelilingnya, pelaku maksiat pun begitu banyak, kefasikan pun semakin tersebar luas, juga iman pun semakin lemah.

Sedangkan Al Qari mengatakan bahwa sebagaimana seseorang tidaklah mungkin menggenggam bara api melainkan dengan memiliki kesabaran yang ekstra dan kesulitan yang luar biasa. Begitu pula dengan orang yang ingin berpegang teguh dengan ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di zaman ini butuh kesabaran yang ekstra.

Itulah gambaran bagi orang-orang yang konsisten dengan ajaran Islam saat ini, yang ingin terus menjalankan ibadah sesuai sunnah Rasul , begitu sulitnya dan begitu beratnya.

Acapkali bagi masyarakat awam, orang-orang yang memegang teguh terhadap ajaran ajaran Islam adalah orang-orang yang fanatik. Kadang cacian yang mesti diterima. Kadang dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Kadang jadi bahan omongan yang tidak enak. Bahkan parahnya sampai-sampai ada yang nyawanya dan keluarganya terancam. 

Melawan arus, dimana kita mencoba menjadi orang baik disaat menjadi salah adalah sesuatu yang wajar, tentu mendapat konsekuen yang tidak mengenakkan dalam kehidupan bermasyarakat. Demikianlah resikonya.

Namun nantikan balasannya di sisi Allah SWT  yang luar biasa andai mau bersabar.
Ingatlah janji Allah SWT,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10).

Sebagaimana disebut dalam Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim karya Ibnu Katsir, Al Auza’i menyatakan bahwa pahala mereka tak bisa ditimbang dan tak bisa ditakar. Itulah karena saking banyaknya. Ibnu Juraij menyatakan bahwa pahala mereka tak bisa terhitung (tak terhingga), juga ditambah setelah itu.

Jadi para Sahabat-Sahabatku sekalian, siapkan kita memegang api Islam ini?

-------------------------------------------------------


Referensi

Monday, January 4, 2016

15 Musuh Iblis dan 10 Teman Iblis


Diceritakan dari Wahab bin Manbih, suatu ketika Allah SWT memerintahkan iblis untuk menemui Rasulullah SAW dan menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan Rasulullah SAW. Ia menemui Rasulullah SAW dalam bentuk orang tua dengan memegang tongkat di tangannya.

Setelah Iblis bertemu dengan Rasulullah SAW, lantas Rasulullah bertanya “Siapa kamu ?“. Iblis pun menjawab “Aku adalah iblis”

Rasulullah SAW bertanya kembali “Untuk apa kamu datang kesini ?”. Iblis menjawab “Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepadaku untuk menemuimu dan menjawab semua pertanyaan yang engkau tanyakan”.
Mendengar hal itu dari Iblis, kemudian Rasulullah SAW mulai bertanya kepada iblis “Wahai iblis, berapa musuh-musuhmu dari umatku ?”. 

Iblis menjawab “Lima belas."
  1. Engkau, wahai Muhammad
  2. Pemimpin yang adil
  3. Orang kaya yang rendah hati
  4. Pedagang yang jujur
  5. Orang alim yang senang melaksanakan sholat dan khusyu’ dalam sholatnya
  6. Seorang mukmin yang memberi nasehat
  7. Seorang mukmin yang penyayang
  8. Orang yang bertaubat dan istiqomah dalam taubatnya
  9. Orang yang berhati-hati dari perkara haram
  10. Seorang mukmin selalu menjaga kesucian
  11. Seorang mukmin yang banyak bershodaqoh
  12. Seorang mukmin yang berakhlaq baik
  13. Seorang mukmin yang bermanfaat bagi orang lain
  14. Orang yang hafal Al-Qur’an dan menjaga hafalannya (dari lupa)
  15. Orang yang selalu melaksanakan sholat malam sedangkan orang-orang lainnya sedang tidur".
Rasulullah SAW juga bertanya “Berapa temanmu dari umatku ?" 
Iblis menjawab “Sepuluh."
  1. Hakim yang menyeleweng (tidak adil)
  2. Orang kaya yang sombong
  3. Pedagang yang ingkar dan dusta
  4. Peminum khamar (minuman keras)
  5. Orang yang dusta (pengadu domba dan penyebar fitnah)
  6. Orang yang riya' (melaksanakan ibadah karena orang lain dan ingin dipuji)
  7. Orang yang memakan harta anak yatim
  8. Orang yang meremehkan sholat
  9. Orang yang mencegah zakat (tidak mau zakat)
  10. Orang yang panjang angan-angan. Mereka semua adalah saudara dan teman bagiku.
Demikian, semoga kita termasuk didalam golongan yang menjadi musuh iblis dan dekat dalam golongan orang-orang tersebut serta dihindarkan dari tindakan-tindakan yang menjadikan kita teman dari iblis.

Aamiin ya robbal alamin...

Sumber : Kitab Durratun Nashihin, Hal. 215