Monday, June 22, 2015

Fakta Unik Uang di Zimbabwe


Bayangkan Sahabat, suatu hari kalian jalan-jalan secara random mengelilingi kompleks rumah kalian dan secara tidak sengaja mata kalian mengarah kepada secarik kertas yang tergeletak ditanah. Mata tajam kalian langsung mengenali itu adalah uang. Kalian dengan penuh nafsu langsung mendekati uang itu. Wah dari kejauhan udah ketahuan itu bukan rupiah. Jangan-jangan itu dolar, atau euro kah atau poundsterling kah. Pelan-pelan kalian ambil mengambil uang yang masih terlipat itu, sedikit-sedikit kalian buka lipatan dan tertulis di uang itu kata-kata DOLAR!!!
Yang namanya rezeki ga akan kemana, kehimungan, kalian pun membuka lembaran uang itu dan betul itu adalah dolar dengan nominal one hundred trillion dollars. WHAT!?

Ternyata itu bukanlah dolar Amerika seperti yang kalian harapkan, melainkan itu adalah dolar Zimbabwe dan percayakah Sahabat bahwa nominal one hundred trillion dollars itu adalah nominal yang sedikit di negara tersebut?

Ya bila kita mempunyai uang 100 triliun pasti pikiran kalian bisa membeli rumah besar, mobil mewah, liburan keliling dunia serta melakukan hal-hal menyenangkan lainnya. Dengan uang sebanyak itu, mungkin harta kalian tidak akan habis sampai 7 turunan. Tetapi di negara Zimbabwe yang terletak di Benua Afrika uang sebanyak 100 triliun tidak ada artinya. Bagaimana tidak, uang sebanyak itu hanya cukup untuk membayar ongkos bus saja.

Rusaknya mata uang Zimbabwe dikarenakan adanya inflasi terparah sejak tahun 2009. Pada tahun tersebut nilai tukar 1 USD Amerika sama dengan 35 kuardilium (35.000.000.000.000.000) dollar Zimbabwe. WOW mencenangkan.

Berikut saya tampilkan fakta-fakta unik tentang uang yang beredar di Zimbabwe :

1. Seseorang Dapat Memegang Uang 100 Triliun Dolar!!!


Ciee orang kaya, orang kaya. Di dompet ada triliuran dolar :D
Nilai tukar mata uang Zimbabwe menjadi yang terburuk di dunia, oleh karenanya pihak bank terpaksa mengeluarkan uang dengan nominal yang besar.

2. Tumpukan Uang 


Berapa duit yang diperlukan untuk membeli 1 telur ayam di Zimbabwe?
Jawabnya : sekitar 30 miliar dolar!!!
Mata uang zimbabwe menjadi tidak bernilai karena bank sentral negara tersebut terus mencetak uang untuk menutupi defisit anggaran. Tak heran bila disana tumpukan uang dengan nominal "banyak nolnya" menjadi pemandangan biasa di negara tersebut.

3. Rekor Inflasi dan Cetakan Uang Terbesar


Zimbabwe saat ini pemegang rekor inflasi terbesar di dunia yaitu 2.200.000 % (2,2 juta persen!!), parahnya lagi harga-harga melambung begitu cepat hanya dalam hitungan menit bahkan detik tak heran jika karyawan toko-toko di Zimbabwe begitu sibuk mengganti label harga jika terjadi perubahan harga.
Pada tanggal 20 Juli 2008 ini bank Zimbabwe juga menerbitkan pecahan uang sebesar 100 Milyar Dollar! yang merupakan rekor pecahan uang dengan nominal terbesar di dunia.

4. Souvenir Uang Zimbabwe




Klo kalian liburan ke tempat-tempat wisata pasti kalian mencari souvenir yang unik-unik dari tempat tersebut kan. Nah, klo di Zimbabwe kalian juga bisa mencari souvenir lho, dan yang unik souvenirnya dalam bentuk uang!!!

5. Pemandangan Jual Beli Sehari-Hari

Dibeli permennya, dibeli. Murah kok cuma 60 miliar :v

Tebel banget duitnya buat seekor ayam --'

"Pak, es teh satu sama gorengan tiga, berapa jadinya pak?"
"Semuanya jadi 500 miliar bu"
"Oh bentar pak" *ngeluarin dompet
"Ok, pas ya bu duitnya. Dijual"
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sebagai citizen of earth, tentu harusnya ada rasa kasihan dan prihatin terhadap mereka. Bagaimanapun, dengan keadaan ekonomi mereka, hidup disana pasti akan sangat menyulitkan. Ya semoga saja kehidupan ekonomi saudara-saudara kita disana dapat membaik. 
Dan bersyukurlah kita yang ada di Indonesia, ekonomi kita belum tidak separah seperti yang terjadi di Zimbabwe.

Wassalam

Sumber dapat kalian temukan disini



But You Didn't - Sebuah Cerita Cinta Haru dalam Balutan Manga



Ingatkah engkau akan hari itu...
Hari dimana aku meminjam mobil barumu tapi aku malah merusaknya?
Aku pikir kau akan memarahiku habis-habisan
......
Tapi tidak kau lakukan

Ingatkah engkau akan hari itu...
Aku memuntahkan pie stroberi diatas karpet mobilmu?
Aku pikir kau akan membenciku
....
Tapi tidak kau lakukan



Ingatkah engkau akan hari itu...
Aku dengan egoisnya menyeret-nyeretmu ke pantai, tapi ketika sampai disana tiba-tiba hujan turun seperti yang kau bilang
 Aku pikir kau akan berkata, "Sudah ku bilang kan"

Tapi tidak kau lakukan


 Ingatkah engkau akan hari itu...
Aku main mata dengan laki-laki lain sambil berharap itu akan membuatmu cemburu dan itu ternyata benar-benar membuatmu cemburu?
Saat itu ku pikir kau akan meninggalkanku

  
Tapi tidak kau lakukan

  Ingatkah engkau akan hari itu...
Hari dimana aku lupa memberitahumu bahwa pesta dansa malam itu menggunakan pakaian formal
Dan kau datang hanya dengan menggunakan celana jeans
Aku pikir kau akan mengabaikanku

 Tapi tidak kau lakukan



Ya..
Banyak hal yang tidak kau lakukan
Tapi kau tetap memilih untuk bertahan bersamaku


Mencintaiku...
Menjagaku...

Ada banyak hal yang ingin kulakukan bersamamu

........

Ketika kau telah kembali dari Vietnam
........................


........................

 Tapi tidak kau lakukan...
Kau tak pernah kembali...

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penulis syair puisi ini adalah seorang wanita biasa yang tinggal di Amerika, dimana suaminya direkrut menjadi tentara dan pergi ke medan perang di Vietnam ketika putri mereka baru berumur 4 tahun.
Sayangnya, pada saat itu sang suami tewas dalam perang tersebut.
Wanita itu pun memilih menjanda, sampai akhirnya dia meninggal karena umur tua.

Saat sang putri telah dewasa, ketika dia mencoba merapikan barang-barang tua dirumah orangtua, dia menemukan syair yang ditulis oleh ibunya.
Dan kemudian menamakan syair puisi tersebut dengan judul....
But You Didn't


5 Video Terbaik tentang Ayah


Setiap tahunnya pada hari minggu di pekan ketiga bulan Juni, diperingati Hari Ayah atau Father's Day. Hari tersebut diperingati lebih dari 75 negara diantaranya adalah US, Australia, Jerman, Malaysia dan Singapura. Walaupun tak seterkenal Hari Ibu, Indonesia juga merayakan Hari Ayah yang diselenggarakan setiap tanggal 12 November.

Tentu satu hari dalam setahun tak cukup bagi kita untuk berterima kasih ataupun membalas apa yang telah ayah kita berikan selama hidup kita. Memang tujuan diperingatinya Hari Ayah juga bukan membalas semua jerih payah keringat ayah yang telah beliau korbankan kepada kita, tapi 1 hari itu dimaksudkan untuk mengingat dan menghormati bahwa ada seorang laki-laki yang luar biasa yang rela berkorban sepenuh jiwanya dan yang mencintai kita dari buaian hingga kita sekarang. Seorang pria yang dimata putranya dia adalah pahlawan pertama dan juga menjadi cinta pertama bagi putrinya.


Sunday, June 21, 2015

Terima Kasih Wanita Seksi, Kau telah mengingatkan Kami akan Tuhan




Lho ada apa nich? Kenapa ini? Ada apa?
Ngaco, ngawur. . .
Bikin judul kok kontroversial kayak gitu.
Masa wanita seksi mengingatkan pada tuhan, yang ada malah bikin dosa.
Aurat, aurat tau.

Hmmm tenang, tenang. . .
Baca dulu dengan tenang catatan saya. Jangan langsung suudzon dengan judul di atas. Mengapa saya bikin judul seperti ini, bukan dengan niat merendahkan ke-Ilahian, bukan pula menjelekkan arti seorang wanita. Ini adalah sebuah pengalaman yang saya alami sendiri bersama teman  saya yang agak “terbelakang”.
Daripada banyak cuap-cuap mending cekidot aja dech.

Oh yakh klo baca catatan ini jangan dengan pikiran kosong ya, ntar tiba-tiba minta kopi lagi -,-

Festival Yulin, Pembantaian Terhadap Anjing

Peringatan : artikel ini memuat gambar-gambar yang membuat sebagian orang merasa tidak nyaman




Bagi Sahabat-Sahabat yang belum mengetahui, tepat hari ini tanggal 22 Juni di kota Yulin, Guangxi, Tiongkok, sedang dilaksanakan Festival Yulin atau Festival Makan Daging Anjing. Sayangnya festival ini tidak dilakukan dengan memerhatikan nasib anjing sebagai bagian yang penting dalam festival atau dengan kata lain, anjing diperlakukan secara biadab. Mereka, sebelum dihidangkan menjadi makanan, sebelumnya telah dipukul, disiksa dan dikuliti sehingga tak heran festival yang diadakan setahun sekali ini mendapat protes dari orang banyak terutama dari kalangan pecinta dan pemerhati hewan, khususnya anjing.

Antara Beruntung dan Sial



Ada sebuah kisah. . . .

Suatu hari ada seorang peneliti dari Inggris menjelajahi hutan di salah satu pelosok Indonesia untuk mencari obat kanker. Disana dia di temani oleh seorang guide yang asli orang disekitar hutan. Setelah semua persiapan peralatan, konsumsi dan hal-hal yang diperlukan dalam perjalanan telah siap, berangkatlah mereka berdua memasuki belantara hutan.

Setelah berhari-hari menjelajahi rimba tersebut, tiba-tiba bule tersebut melihat sejenis tanaman yang tak pernah ia liat. Penasaran, dia pun menyentuhnya,, tapiiiiii.......aarrrrggghh, tanaman tersebut menggigit.
Tanpa diduga, ternyata itu bukanlah tanaman melainkan hewan yang bentuknya menyerupai tanaman. Tanaman eh hewan tersebut menggigit dengan kuatnya jari jemari bule tersebut. Apa daya, karena tajamnya gigi hewan tersebut, jari kelingking bule itu sampai putus.....

Mukaddimah

Segala puji bagi Allah, al-Malik Al-Haqq, Al-Mubin, yang memberikan kita iman dan keyakinan. Ya Allah, limpahkan shalawat pada pemimpin kami Muhammad, penutup para nabi dan rasul, dan begitu pula pada keluarganya yang baik, kepada para sahabat piluhan, dan yang mengikuti mereka dengan penuh ihsan hingga hari kiamat.

Sahabat.... 
Semenjak kecil kita telah diajarkan bagaimana cara menulis. Awalnya kita diajarkan bagaimana cara menulis kata "Mama" atau "Papa" atau bagaimana cara kita menuliskan nama kita nama sendiri, tentu dengan tulisan yang masih amburadul pada saat itu. Lanjut ketika kita sekolah, kita pun tetap diminta untuk menulis tentang pelajaran apa yang kita terima saat itu. Berapa ribu atau juta kata yang telah kita tuliskan dari waktu itu sampai sekarang? Entahlah... 

Tapi pernahkah kita pikirkan secara mendalam, mengapa kita harus menulis? Mengapa ketika sekolah, ketika guru kita memberikan suatu pembelajaran kepada kita, tak kita hapal saja tanpa kita harus menulisnya? 

Jawabannya mudah, kita semua mungkin bisa menebaknya tapi mari kita dengarkan kata-kata mutiara dari mufti besar Sunni Islam dan juga pendiri mazhab Syafi'i, Imam Syafi'i... 
Beliau pernah berkata : "Ilmu bagaikan hewan buruan" Ya beliau mengibaratkan ilmu sebagai hewan buruan yang mana sudah menjadi tabiat dari seekor buruan maka dia tidak akan pernah diam, akan selalu mencoba kabur dan lari meninggalkan sang pemburu. Tak salah memang beliau mengibaratkan ilmu dengan hewan buruan, tak kita jaga barang sedetik, hilanglah hewan buruan itu. Oleh karenanya, agar sang buruan tak lari dari kita maka beliau berpesan : "Ikatlah buruan kamu dengan tali yang kuat, yakni menulisnya"
 
Pesan senada pernah pula disampaikan oleh Sayyidina ‘Ali bin Abi Tholib ra yang  bergelar Babul-ilmi  : "Ikatlah ilmu dengan kitab (yaitu, dengan menulisnya)"
 
Sahabat, menulis bukanlah tanda kelemahan dalam belajar, menulis bukan pula tanda kesombongan ketika mempublikasikannya. Tapi menulis adalah tanda bahwa kita telah benar-benar belajar akan sesuatu yang baik dan karena kita tidak rela ilmu tersebut hilang dalam kapasitas otak kita yang terbatas, maka kita "abadikan" dalam bentuk tulisan.
 
Berangkat dari hal itu, aku pun menyadari, selama hidup ini begitu banyak pelajaran hidup yang telah dapatkan tapi banyak pula yang dilupakan. Tak ada "tali kekang" terhadap ilmu yang telah diterima menunjukkan begitu sedikitnya rasa hormatku terhadap ilmu, pelajaran atau pula pengalaman hidup yang telah Tuhan berikan kepada hamba-Nya. Maka agar tak lagi hilang "hewan buruan" tersebut, dengan niat belajar, dibuatlah blog ini sebagai "pengikat" ilmu dan juga sebagai media berbagi.
 
Memang sebagai penulis amatiran akan banyak sahabat-sahabat temukan dalam blog ini tulisan-tulisan yang mungkin pernah sahabat-sahabat temukan di buku-buku atau blog-blog lainnya. Namun saya teringat akan James Albert Michener,seorang penulis yang meraih Pulitzer Prize, pernah berujar : "aku bukanlah penulis yang paling baik, tapi aku penulis ulang yang sangat baik".
Tentu aku menjamin, bila ada tulisan yang ku copas atau dijadikan referensi akan kucantumkan sumbernya
.
Sekali lagi saya sampaikan ini adalah media agar ilmu yang kita dapatkan tak lagi hilang dan moga-moga menjadi pintu gerbang bagi sahabat-sahabat agar mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat dari tulisan sederhana yang kubagi ini. 
Wassalam...