Thursday, February 2, 2017

Bad Luck Robber - Pelajaran Hidup Dari Kisah Perampokan


Alkisah disebuah kota yang penuh dengan sarang penyamun dan segala tindak kriminal terjadi, ada sebuah bank besar yang tengah menjadi sasaran oleh sekawanan  perampok. Lengkap dengan persenjataannya, para perompak itupun mendobrak pintu masuk bank. Salah seorang perampok berteriak kepada semua orang di bank :

Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..
Semua orang di bank kemudian tiarap.


Hal ini disebut “Mind Changing Concept – merubah cara berpikir“.
Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang biasa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy kemudian mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ”Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan pemerkosaan!”


Hal ini disebut ”Being Professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah mereka, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ”Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.

Perampok tua menjawab. ”Dasar bodoh. Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”


Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ”Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”


Hal ini disebut “Swim with the Tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata,”Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”


Hal ini disebut “Killing Boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan melihat hasil perhitungannya, perampok tersebut sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.


Hal ini disebut sebagai “Knowledge is Worth as much as Gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai “Seizing Opportunity – berani mengambil risiko“.


Well, bagaimana sahabat? Jangan telan bulat-bulat kisahnya ya :D
Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas.

Kadang dikehidupan nyata, bukan yang terhebatlah yang menang. Kadang mereka yang cerdas melihat kondisi dan peluanglah yang menang.

Salam.

------------------------------------

0 comments:

Post a Comment