Monday, January 25, 2016

Broken India - Dibalik Senyuman Menawan Mereka

Broken India, Fotografi Sindiran untuk Situasi India yang Semrawut

Facebook Fan page dari website Limitless mengeluarkan serangkaian hasil karya fotografi yang menggambarkan situasi India yang semrawut, namun dapat di-capture ke dalam satu bingkai Instagram menjadi foto yang keren.

Rangkaian foto yang berjudul Broken India tersebut seolah-olah berusaha untuk menyindir situasi India yang sangat kontras, antara satu sisi dengan sisi lainnya.

1. Kesemrawutan Jalanan

broken-india-1

2. Sunset di Pantai yang Penuh dengan Sapi

broken-india-2

3. Kemiskinan yang Memprihatinkan

broken-india-3

4. Pantai yang Kotor

broken-india-4

5. Sisi Lainnya dari Pantai yang Kumuh

broken-india-5

6. Tepi Taj Mahal yang Kontras dengan Kondisi Istana

broken-india-6

7. Bangunan Megah Bersanding dengan Pemukiman Warga

broken-india-7

8. Sunset di Suasana yang Kotor

broken-india-8

Limitless mengharapkan dengan adanya rangkaian foto ini membuat dunia sadar bahwa India tidak seindah yang ada di film-film Bollywood dan meminta agar banyak pihak ikut turun tangan dalam menangani kemiskinan, wabah, dan polusi di negerinya.


----------------------------------------------------------------------

Well, sahabat-sahabatku...
Melihat foto-foto diatas, komen saya cuma 1.........

"KURANG LABIH JUA LAWAN INDONESIA!"

Ya ternyata India tak lebih layaknya Indonesia yang ada di Asia Selatan. Segala kemewahan dan glamornya hiruk pikuk kehidupan perkotaan hanyalah "make up" untuk "menyembunyikan" buruknya rupa yang sebenarnya.

Apa yang kita temukan dalam foto-foto Broken India tersebut bisa kita temukan di Indonesia. Bahkan bila sang fotografer mengganti judulnya dengan Broken Indonesia, maka kita takkan menemukan bedanya.

Sedih dan prihatin tentu.
Semoga dengan ini kita juga sadar, bahwa jurang antara si miskin dan si kaya, si kumuh dan si modis, harus kita kikis sedikit demi sedikit.
Mari kita berdoa, semoga dibukakan mata hati pemerintah, semoga diberi kekuatan untuk tangan-tangan pemerintah dalam menata negara ini dan diberi rasa empati serta simpati bagi rakyat Indonesia, termasuk saya, untuk ikut serta dalam pembangunan negara karena masalah yang dialami Indonesia adalah masalah kita pula.

Wassalam..

Sumber

0 comments:

Post a Comment