Monday, May 2, 2016

Suku Korowai - The Man of Tree


Indonesia adalah negeri yang amat kaya, didalamnya terdapat ribuan warisan dunia yang takkan pernah ada duanya di dunia. Hampir 17.000 pulau baik besar atau kecil tersebar di seluruh bagian Nusantara yang berjarak 5.428 km dari Sabang sampai Merauke. Dari sana hidup sekitar 1.128 suku dengan 746 bahasa dan diantara 1.128 suku tersebut, terdapatlah salah satu suku terunik didunia yang hidup diatas pohon yang tingginya bahkan mencapai ratusan meter.

Perkenalkan, suku dari timur jauh Indonesia...
Suku Korowai...


Sekitar 30 tahun yang lalu, mungkin tak ada yang tau dengan suku ini di Papua. Pilihan hidup yang unik membuat mereka terasing dari peradaban, tak diketahui oleh orang-orang bahkan oleh pemerintah Indonesia kala itu. Suku terasing yang berpopulasi tak kurang dari 3.000 jiwa ini hidup di rumah yang dibangun di atas pohon tinggi. Rumah Tinggi, itulah sebutannya.

Pilihan hidup di atas pohon dengan tinggi puluhan bahkan ratusan meter, bukan tanpa alasan bagi mereka. Kepercayaan lah yang membuat mereka memilih tinggal berkawan langit. Mereka percaya, dengan tinggal di ketinggian pohon, mereka akan terbebas dari gangguan roh jahat. Semakin tinggi semakin bagus. Dan tentu juga mereka tinggal diatas pohon guna menghindari ancaman binatang buas.


Era tahun 1970-an adalah saat-saat perkenalan mereka dengan dunia luar setelah sekian waktu mereka mengira, hanya merekalah penghuni dunia ini. Baru kemudian pada tahun 1980 sebagian dari mereka pindah ke desa-desa yang baru dibuka dari Yaniruma di tepi Sungai Becking, Mu dan Basman. Tahun-tahun berikutnya, perpindahan mereka ke desa-desa yang baru pun semakin banyak.
Fakta yang cukup mencengangkan juga berhasil terungkap dari suku ini. Dikatakan bahwa suku ini mempraktekkan prilaku kanibalisme!!!

Tapi tentu saja praktek ini telah lama ditinggalkan oleh Suku Korowai. Jadi leluhur mereka pada zaman dahulu sudah terbiasa memakan daging manusia, jangan bayangkan dulu kanibalisme mereka seperti di film-film, dimana mereka akan menangkap orang asing dan merebusnya hidup-hidup.
Ngga, sama sekali ngga.
Kanibalisme mereka semacam hukuman, dimana seseorang yang diketahui mempraktekkan ilmu hitam/sihir maka akan dihukum mati dan jasadnya dimakan oleh mereka.
Gitu...

 
Sekarang telah lama berlalu sejak terakhir kali ada yang mempraktekkan itu. Suku Korowai sekarang tak ubahnya dengan kita kebanyakan. Hidup damai dengan kehidupan mereka yang unik.
Membaur dengan alam...
Dekat dengan langit...
Dan senantiasa menjaga keasrian lingkungan...

 

Sumber : 1 2    

0 comments:

Post a Comment